|
Bang
Podjok
Anggota
DPR menolak
kenaikan harga BBM.
- Ceritanya
memihak rakyat.
***
Krisis
ide, pejabat
akhirnya peras
rakyat.
- Memperbudak
rakyat.
***
Pejabat
dan DPRD di
Badung plesir
ke Paris.
-
Habiskan uang
rakyat.

1948 - 2007
|
|
|
DPR
Tolak
Kenaikan
Harga BBM |
|
Jakarta (Bali Post) -
Sidang
Paripurna DPR yang
digelar
di Gedung DPR,
Jakarta, Senin (12/5)
kemarin,
diwarnai
hujan
interupsi dari
para
anggota Dewan.
selengkapnya
Mega-Meuthia
Bertemu
pada
Rekoris
Perempuan
Jakarta (Bali Post) -
Kemesraan
dua
tokoh politik yang
disebut-sebut
sebagai duet
pasangan
capres/cawapres Megawati
Soekarnoputri
dan
Meuthia Hatta
ditunjukkan
dua
tokoh tersebut
dalam
pemberian penghargaan
rekoris
baru satu
abad
kebangkitan perempuan
Indonesia dari Museum
Rekor Indonesia (Muri)
di
Gedung Departemen
Kebudayaan
dan
Pariwisata di
Jakarta, Senin (12/5)
kemarin.
selengkapnya
|
|
 |

Bali Post/afp
SEKOLAH MENENGAH - Anggota keluarga berkumpul di
depan puing sekolah menengah Juyuan di Dujiangyan,
Propinsi Sichuan, Cina barat daya, Senin (12/5)
kemarin. Gempa dengan kekuatan 7,8 SR yang
mengguncang Cina barat daya menewaskan 8.500 orang.
selengkapnya
|
|
Demo
Hadang
Presiden ---
Satu
Mahasiswa
Diamankan
Surabaya (Bali Post) -
Unjuk
rasa yang
digelar
ratusan mahasiswa
untuk
menghadang Presiden
Susilo
Bambang Yudhoyono (SBY),
berakhir
ricuh
Senin (12/5) kemarin.selengkapnya |
|
| |
|
|
|
Rencana
Kenaikan
Harga BBM----
Picu
Aksi
Borong, Harga-harga
makin
tak
Terkendali
Rencana
pemerintah
menaikkan
harga BBM
ternyata
direspons
lebih
cepat kalangan
pelaku
pasar, baik
di
tingkat ritel
besar
maupun usaha
kecil.
Harga-harga
tampak
mulai naik,
meski
pemerintah belum
menaikkan
harga BBM-nya.
Apalagi,
pemerintah
juga
merencanakan menaikkan
gaji PNS
sebesar 20
persen
pascakenaikan BBM.
Dari pengalaman,
kenaikan BBM,
gaji PNS,
tarif
listrik selalu
diikuti
dengan naiknya
harga
barang.
Sejauh
mana
dampak kenaikan BBM
terhadap
kondisi
ekonomi masyarakat?
Apakah
masyarakat
sudah
siap menghadapi
risiko yang paling
berat
sekalipun? selengkapnya
|
|
Dukung
Bhisama
Kesucian Pura,
Ratusan
Massa Demo
* Bupati
dan DPRD
Badung
Pelesir ke Paris
Ratusan
masyarakat yang
menamakan
diri
Masyarakat Peduli
Kawasan
Suci Bali berdemo
di
depan
kantor DPRD Badung,
Sempidi,
Senin (12/5)
kemarin.
Massa
yang dikoordinir
Si
Ketut Mandiranatha,
S.H. itu
juga
melakukan demo ke
DPRD Bali.selengkapnya
Proyek
Embung
Geredeg Didemo
Berbau
KKN karena
Dikerjakan
Adiknya -----
Warga
Bantas,
Baturinggit dan
desa-desa
di
sekitarnya, di
Kecamatan
Kubu,
Senin (12/5) kemarin,
mendemo
Bupati Karangasem I
Wayan
Geredeg di
kantornya.
selengkapnya
Enam
Karyawan
Pabrik
Pengalengan Ikan ''Kerauhan''
Saat
Potong
Kambing untuk
Selamatan -------
Enam
pegawai
pabrik pengalengan
ikan di
lingkungan
Ketapang
Muara,
Pengambengan, Negara
kerauhan saat
diadakan
pemotongan
kambing
untuk acara
selamatan
Senin (12/5)
kemarin.
selengkapnya
Minyak
Mahal,
Warga Lirik
Sepeda
Meroketnya
harga
minyak membuat
banyak
warga di
wilayah Bismarck, North Dakota,
AS kini
melirik sarana
transportasi
alternatif.
Menyiasati
harga
minyak yang makin
mahal,
masyarakat mulai
memperbaiki
sepeda
tuanya atau
membeli
sepeda baru. selengkapnya
Thomas
dan
Uber ------
Indonesia Juara
Grup
Tim Piala Thomas
dan
Uber Indonesia memastikan
diri
lolos ke
babak
perempatfinal setelah
menjuarai
Grup D
dan Z putaran final
Piala Thomas
dan
Uber di
Istora
Gelora Bung Karno,
Senayan, Jakarta,
Senin (12/5)
kemarin.
selengkapnya
|
|
|
KPK
Tuding
Pemda Kompeni......
Krisis
Ide,
Pejabat Akhirnya
Peras
Rakyat |
|
Tudingan
KPK bahwa
pemerintah
kabupaten/kota
bertindak
seperti
kompeni, layak
dicermati
sebagai momentum
untuk
menggugat sistem
birokrasi yang
mengandalkan
pajak
dan pungutan
untuk
membiayai pemerintahan.
Persekongkolan
eksekutif
dan
legislatif untuk
menjerat
rakyatnya
ini
harus dievaluasi.
Masalahnya
selama
ini uang
dari
pengumpulan pajak
dan
beragam retribusi
yang dipayungi
perda
tidak ada
kontribusinya
bagi
publik. Pejabat
publik
malah mengalokasikan
pajak-pajak
daerah
untuk kepentingan
politik.
Pembangunan
infrastruktur
jalan,
sarana pendidikan
dan
penjagaan lingkungan
malah
terpinggirkan. Menyikapi
hal ini
berikut
rangkuman pendapat
dari Prof. Dr. IB
Raka
Suardana, S.E., M.M., Ir. IB
Komang Mahardika,
M.Si., Drs. I
Nyoman
Aryana, M.Si.
dan I Made
Arjaya. selengkapnya
|
|
|
 |
|