Petugas Damkar saat melakukan pemadaman kebakaran di Desa Abang, Karangasem, Selasa (3/11). (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Bangunan rumah yang terdiri dari dapur, kamar tidur, studio foto dan toko fotocopy milik seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), I Nyoman Putu Sutirta (52) yang terletak di Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem hangus terbakar pada Selasa (3/11) dini hari. Kebakaran tersebut terjadi diduga akibat mengalami korsleting listrik.

Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono mengungkapkan, awalnya pemilik bangunan mendengar suara dari atas plafon sekitar pukul 02.00 Wita. Namun suara tersebut tidak dihiraukan karena dikira suara kucing yang sedang berjalan seperti biasanya. Namun, karena suara tersebut terus muncul, pemiliknya kemudian melihat keluar melalui pintu kamar. Ternyata api sudah berkobar cukup besar dari ruang studio foto dan fotocopy.

Baca juga:  Pengusaha Minta Pemangku Kebijakan Lakukan Langkah Kreatif

“Melihat kondisi tersebut, pemilik rumah kemudian berteriak minta tolong kepada warga sekitar untuk dapat membantu melakukan pemadaman. Namun karena api sudah cukup besar tidak ada yang bisa berbuat banyak. Terlebih banyak peralatan mudah terbakar di lokasi kejadian yang membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan,” ucap Artono.

Artono mengatakan, akibat kejadian tersebut beberapa barang berharga seperti kelengkapan studio foto, laptop, kamera, mesin fotocopy, perhiasan emas, kulkas, mesin cuci, sepeda motor, uang tunai dan yang lainnya ikut hangus terbakar. Sehingga kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

Baca juga:  Angin Puting Beliung Rusak Atap Rumah Warga di Sesandan, 9 KK Terdampak

“Api baru bisa dipadamkan setelah kurang lebih satu jam penanganan dari petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem. Namun sayang tidak ada satupun barang yang bisa diselamatkan dalam kejadian tersebut. Untuk penyebab sementara diduga karena korsleting listrik,” katanya.

Sementara itu, untuk proses pemadaman Damkartan Karangasem mengerahkan empat unit armada Damkar dengan 15 orang personel. Air yang dihabiskan untuk melakukan pemadaman secara total mencapai 22 ribu liter. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Karangasem Penyumbang Pasien Sembuh Terbanyak Hari Ini, Sayangnya Korban Jiwa COVID-19 Juga Terus Bertambah

 

BAGIKAN