
BANGLI, BALIPOST.com – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik seorang PNS, I Nengah Gunawan (52), di Banjar Hulundanu, Desa Songan A, Kintamani, pada Kamis (15/10). Diduga kuat, kobaran api dipicu oleh korsleting listrik.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 10.30 WITA. Kebakaran yang menghanguskan rumah serta 1 unit mobil pikap milik korban tersebut berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 Wita oleh warga dibantu petugas pemadam kebakaran dan TNI serta Polri.
Kapolsek Kintamani, Kompol Dwi Puja Rimbawa mengatakan, peristiwa kebakaran itu pertamakali diketahui warga yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban. Awalnya saksi mendengar ledakan. Saat keluar rumah, saksi melihat api sudah membakar bangunan rumah korban. Saksi kemudian bergegas menyelamatkan mobil pikap yang terparkir di dekat lokasi dan berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk membantu memadamkan api tersebut menggunakan alat seadanya.
Sekitar pukul 11.40 Wita, tim pemadam kebakaran Pemda Bangli tiba di lokasi dan langsung membantu untuk memadamkan api. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 Wita.
Dwi Puja mengungkapkan, selain bangunan rumah permanen, satu unit mobil pikap milik korban juga ikut hangus terbakar dalam kejadian itu. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp700 juta. “Mengenai penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik. Kami mengamankan barang bukti berupa seutas kabel listrik bekas terbakar yang diduga sebagai penyebab kebakaran,” jelasnya.
Pada hari yang sama, peristiwa kebakaran juga dilaporkan terjadi di Banjar Belong Dauhan Desa Abang Songan Kintamani. Api membakar 2 are lahan milik warga.
Kabid Damkar, BPBD Damkar Bangli Cokorda Lanang Mahendra mengatakan pihaknya telah menurunkan sejumlah personil dan dua armada BW serta 1 unit suplay ke lokasi kebakaran lahan. Apil berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 3 jam. (Dayu Swasrina/balipost)










