Petugas Damkartan Karangasem saat melakukan proses pemadaman api yang membakar rumah dan dapur warga. (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Bangunan rumah dan dapur milik I Nengah Diarta (65) dan I Wayan Widiyanta (40) yang berlokasi di Banjar Dinas Pesangkan Anyar, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem, ludes terbakar, Minggu (1/11). Penyebab kebakaran tersebut diduga akibat terjadinya korlesting listrik.

Kepala Desa Duda Timur, I Gede Pawana mengungkapkan, insiden kebakaran tersebut bermula dari adanya kobaran api dari dapur milik I Wayan Widiyanta. Kebetulan saat itu pemiliknya sedang tidak ada di rumah karena berjualan di Pasar Pesangkan.

Baca juga:  Bermodus Ikut Mancing, Maling Curi Motor Pemancing

Mengetahui adanya kobaran api tersebut, masyarakat sekitar langsung berupaya untuk melakukan pemadaman sambil menunggu Damkar datang. Namun, karena kobaran api cukup besar dan hembusan angin begitu kencang, membuat rumah milik I Nengah Diarta yang berada di sebelahnya juga ikut dilalap si jago merah.

“Kejadian sempat membuat warga panik karena dikhawatirkan api terus menjalar ke bangunan yang lainnya. Beruntung petugas Damkar cepat datang untuk melakukan proses pemadaman, sehingga api dapat dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan yang lainnya” kata Pawana.

Baca juga:  Pemerintah akan Upayakan Cara Terbaik Selamatkan Awak Nanggala-402

Menurut Pawana, akibat kejadian tersebut, bangunan dapur dan sebagian rumah hangus terbakar hingga menyebabkan kerugian sekitar Rp70 juta. “Dugaan sementara kebakaran tersebut akibat korsleting listrik, karena sebelumnya sempat terjadi hujan,” ucap Pawana.

Untuk melakukan pemadaman, Damkartan Karangasem mengerahkan 3 unit armada dengan 10 orang personel. Api baru bisa dipadamkan setelah menghabiskan sekitar 8 ribu liter air. (Eka Prananda/balipost)

BAGIKAN