
SINGASANA, BALIPOST.com – Tanah longsor yang terjadi di Perum Puskopad 2, BTN Sanggulan, Banjar Jadi Anyar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Selasa (27/10), sekitar pukul 20.00 WITA, menimpa tiga rumah. Peristiwa diduga dipicu hujan lebat dan kondisi tanah miring tersebut menyebabkan seorang perempuan mengalami luka ringan, sementara penghuni lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Kejadian bermula ketika para penghuni sedang beristirahat di dalam rumah. Tiba-tiba, mereka mendengar suara pohon tumbang dari bagian belakang rumah. Menyadari adanya bahaya, para penghuni bersama keluarga bergegas keluar untuk menyelamatkan diri.
Namun, dalam hitungan detik, tanah dari bagian belakang rumah longsor menimpa tembok bangunan. Material longsoran mengakibatkan kerusakan pada tiga rumah yang ada di area terdampak.
Di tengah kepanikan tersebut, salah seorang penghuni rumah, Veronica Sulastri Putri Pura, tertimpa material bangunan. Korban lalu dibawa ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Berdasarkan laporan kejadian, Kapolsek Kediri, Kompol I Putu Budiawan dikonfirmasi, Rabu (28/10), mengatakan, longsor dipicu kondisi struktur tanah yang miring dan diguyur hujan lebat. Kondisi tembok rumah yang sudah tua juga diduga turut memperparah dampak kejadian.
“Tidak ada korban jiwa, hanya satu orang luka ringan dan telah dibawa ke RS dan untuk kerugian materiil masih dalam pendataan dan belum dapat dipastikan,” ucapnya. (Puspawati/balipost)










