Salah satu pendonor darah saat mengikuti donor darah di Disdukcapil Klungkung. (BP/Gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Sejak terjadi pandemi Covid-19, PMI Klungkung kesulitan mencari pendonor darah guna memenuhi stok darah. Apalagi untuk darah yang langka, seperti Golongan AB. Beruntung masih ada kalangan pegawai di beberapa OPD yang masih rutin menggelar donor darah.

Klungkung saat ini mengalami krisis stok darah, khususnya golongan AB. Sedangkan stok darah golongan lainnya hanya cukup untuk kebutuhan beberapa pekan ke depan karena minim pendonor sejak beberapa bulan terakhir. Melihat situasi ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Klungkung, kembali menggelar kegiatan kemanusiaan berupa donor darah, Jumat (18/3).

Baca juga:  Pandemi Covid-19, Tunggakan Air Minum di Buleleng Makin Membengkak

Kegiatan dipusatkan di lantai dua Ruang Rapat Kantor Disdukcapil. Ketua PMI Klungkung Made Kasta, cukup antusias dengan upaya ini. Sehingga datang langsung ke lokasi donor darah.

Ditemui di lokasi, Made Kasta mengakui, semenjak masa pandemi, stok darah di PMI semakin menipis. Ini karena kegiatan-kegiatan donor darah semakin jauh berkurang. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan relawan donor darah untuk memastikan pasokan darah tetap aman di Klungkung. Maka, Wabup Kasta mengapresiasi aksi Disdukcapil setiap tiga bulan melaksanakan donor darah. Ini akan sangat membantu stok darah sementara di PMI Klungkung.

Baca juga:  Padang Luwih Juga Punya Ritual "Perang Ketupat"

“Aksi ini sangat membantu PMI Klungkung dalam persediaan darah bagi yang membutuhkan. Kami ingin ada aksi serupa yang lebih banyak di kantor-kantor, dimanapun, untuk membantu saudara kita yang membutuhkan darah dalam penanganan medis,” ujar Wabup Kasta.

Made Kasta juga mengajak semua OPD di jajaran Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk menggelar aksi sosial ini seperti yang dilaksanakan Disdukcapil. “Semoga OPD lain bisa mengikuti aksi sosial Disdukcapil ini, demi kemanusiaan dan keberlangsungan stok darah di PMI Klungkung,” harap Wabup Kasta.

Baca juga:  Dirawat 5 Jam, Dewa Wisnu Meninggal karena Luka Robek di Organ Dalam

Sementara itu, di lokasi, dr. Ketut Suparta mengatakan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Klungkung sangat terbatas, terutama golongan darah AB. Disisi lain, dua minggu terakhir ini, golongan darah AB dan O sangat kurang, namun golongan darah O sudah tercukupi dengan aksi donor yang digelar di tempat lain. “Kami sangat berterima kasih dengan pelaksanaan donor ini, sehingga stok darah di UTD RS Klungkung semua golongan bisa tercukupi, ” ujar Dr. Ketut Suparta. (Bagiarta/Balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *