Ilustrasi uang. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Komitmen dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Denpasar dilakukan secara komprehensif. Selain mengoptimalkan isolasi terpusat, perhatian terhadap tenaga kesehatan (nakes) juga menjadi yang prioritas. Terlebih, para tenaga ini menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu setengah tahun ini. Hal ini dibuktikan dari pencairan dana insentif bagi nakes di Denpasar sudah cukup tinggi.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Denpasar, Dewa Gede Rai yang dikonfirmasi, Rabu (1/9) mengungkapkan pembayaran insentif untuk nakes di Denpasar tidak ada masalah. Semua proses telah berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari capaian pembayaran insentif yang cukup besar.

Baca juga:  Tiga Hari Turun di Bawah 100, Tambahan Kasus COVID-19 Harian di Bali Kembali Melonjak

Dewa Rai mengatakan, nakes di Denpasar yang telah menerima insentif sebanyak 2.193 orang. Dari jumlah itu, dana insentif yang sudah dicairkan mencapai Rp 12.396.964.654. Sedangkan secara keseluruhan Denpasar menganggarkan dana insentif untuk nakes mencapai Rp 17.170.000.000. “Mungkin kita di Denpasar yang realisasinya paling besar,” ujar Dewa Rai bangga.

Dikatakan, meski ada proses administrasi yang harus ditaati, pihaknya tetap berharap agar proses pencairan insentif untuk nakes ini bisa berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Komitmen ini juga sebagai penghargaan terhadap semangat para nakes yang bekerja dengan sepenuh hati dalam memangani para pasien Covid-19. “Ini merupakan salah satu penghargaan dari pemerintah terhadap nakes yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi ini,” ujar pejabat asal Klungkung ini. (Asmara Putera/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *