SEMARAPURA, BALIPOST.com – Kiprah maling spesialis HP di sejumlah kabupaten, akhirnya berakhir di Klungkung. Dua pelaku R Sabirin (27) dan Siti Nukholifah (34), pasangan suami istri (pasutri) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh berhasil dibekuk Satreskrim Polres Klungkung.

Keduanya dikejar hingga ke Kabupaten Tabanan, usai beraksi di Klungkung, mencuri HP milik pedagang bakso, Nur Wachid (44).

Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Mirza Gunawan, Jumat (13/12), mengatakan kedua pelaku ditangkap di
rumah kontrakannya di Perum Pacung Asri Banjar Pacung, Desa Belalang Kecamatan Kediri, Tabanan. Setelah ditangkap, keduanya lantas digelandang ke Mapolres Klungkung, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga:  Tendang Pengendara Motor, Turis Australia Dituntut Empat Bulan

Mirza menjelaskan,Tim Opsnal Satreskrim Polres Klungkung, dipimpin Kanit 1 Iptu Ibnu Rudihartono melakukan serangkaian penyelidikan. Petugas menginterogasi saksi korban serta saksi lainnya di seputaran TKP guna mengetahui identitas pelaku.

Penyelidikan dilanjutkan dengan analisa hasil rekaman CCTV yang berada di seputaran TKP. Hasilnya, identitas pelaku didapat, buruh bangunan di seputaran TKP.

Mereka diketahui tinggal di rumah kontrakannya di Perum Pacung Asri, Banjar Pacung Desa Belalang, Kecamatan Kediri, Tabanan. Sehingga langsung dibekuk tanpa perlawanan.

Baca juga:  Tunggu Saudara, Pekerja IT Ini Malah Dibegal

Polisi tak berhenti sampai di sana. Petugas terus mengembangkan kasusnya.

Dari hasil pengembangan, kedua pelaku yang nikah siri ini ternyata juga mengakui melakukan pencurian di daerah Buleleng dan Gianyar sebanyak 5 TKP, seperti di wilayah Ubud, Sidan dan Blahbatuh. Dari tangan kedua pelaku, polisi berhasil mengamankan lima HP hasil curian, uang tunai dan sepeda motor yang digunakan untuk beraksi.

“Pelaku mengambil HP saat pemiliknya lengah. Satu pelaku mengalihkan perhatian korban dan pelaku lainnya bertugas mengambil HP korban,” katanya. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.