Tumpukan beras di Perum Bulog Divre Bali. (BP/dok)

NEGARA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana  kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu yang terdampak langsung Corona.  “Bantuan Jaring pengaman sosial ini bagi warga terdampak langsung, dimana ada kasus positf COVID – 19 di lingkungannya. Untuk tahap awal, Pemerintah daerah telah menyiapkan 7.080 perbulan selama tiga bulan  serta cadangan beras pemerintah sebanyak 100 ton. Itu tahap awal, tentunya jumlah nanti masih bisa bertambah tergantung situasi perkembangan penanganan COVID – 19 saat ini”, ujar Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID – 19 Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Kamis (23/4).

Bantuan tersebut diberikan secara bertahap, melalui pemerintahan desa yang warganya tercatat memiliki kasus positif COVID – 19. Untuk kemarin, merupakan bantuan gelombang kedua bagi warga desa terdampak yang diserahkan untuk perwakilan 5 perbekel/ lurah . Diantaranya kelurahan Dauhwaru , Desa Melaya,  Ekasari, Pergung, Dangin tukadaya serta Desa Yeh sumbul.

Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga ditengah situasi pandemi corona yang saat ini masih berlangsung. Sedangkan cadangan beras tersebut disiapkan agar kebutuhan pangan keluarga miskin dan rentan yang mengalami kesulitan dalam memenuhi nafkah selama pandemi tetap terpenuhi. Jumlahnya 100 ton selama setahun.

Baca juga:  WNI di Hubei Segera Dievakuasi

“Kita sudah salurkan bantuan bagi warga terdampak, tidak hanya sumbernya donatur atau sumbangan masyarakat , tapi juga melalui dana jaring pengaman sosial yang dialokasikan pemerintah daerah. Mudah-mudahan dapat bermanfaat memenuhi kebutuhan dasar sehari hari,” tandasnya .

Selain itu , Wabup Kembang juga menjelaskan pemerintah daerah melalui kerja pihak gugus tidak hanya memikirkan kesembuhan warganya serta langkah –langkah  memutus penyebaran COVID – 19, tapi juga ekonomi warga melalui jaring pengaman sosial.

Sementara Kadis Sosial Jembrana dr I Made Dwipayana mengatakan bantuan yang diserahkan hari ini untuk warga di lima banjar dilima desa. Bantuan itu untuk warga desa terdampak, dimana di wilayahnya terdapat warga positif COVID – 19. Sebelumnya bantuan gelombang pertama sudah disalurkan Bupati Jembrana I Putu Artha sebanyak 1,7 ton beras, serta sarden kepada 4 desa dengan warga terdampak. “Total bantuan hari ini 1,5 ton untuk 217 KK di lima banjar . Masing masing mendapatkan 5-15 kilogram beras tergantung jumlah keluarga masinh masing dalam KK yang sama, “ pungkasnya . (Surya Dharma/Balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.