
MANGUPURA, BALIPOST.com – Viral video sejumlah orang berjaket ojek online (ojol) menjual BBM menggunakan botol ke WNA di media sosial. Diduga lokasinya di wilayah Kuta Utara dan dua botol BBM harganya Rp100 ribu. Polisi sedang menyelidiki informasi tersebut dan jangan sampai langkanya BBM justru dimanfaatkan mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompok.
Dari video itu, terlihat sejumlah pengendara sepeda motor mengenakan jaket ojol mendatangi beberapa WNA pria yang berada di pinggir jalan bersama kendaraan mereka. Pengendara PCX merah terlihat menyerahkan dua botol plastik yang diduga berisi BBM kepada seorang WNA. Selanjutnya WNA tersebut menyerahkan uang Rp100 ribu. Sedangkan pengendara motor lainnya diduga satu kelompok terlihat berada di sekitar lokasi sambil memegang botol serupa.
Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Sukadana, Kamis (15/10) saat dikonfirmasi menjelaskan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, peristiwa tersebut terjadi di depan bangunan ruko, Jalan Batu Mejan, Canggu, Rabu (14/10). Berdasarkan keterangan karyawan restoran berinisial Nn yang merekam kejadian tersebut, ia melihat sejumlah pengendara sepeda motor menghampiri beberapa WNA laki-laki di lokasi kejadian.
Mereka membawa beberapa botol plastik yang diduga berisi BBM dan menawarkannya kepada para WNA tersebut. “Saksi (Nn) melihat aktivitas yang diduga merupakan transaksi jual beli BBM,” ujar Kompol Sukadana.
Kapolsek menyebutkan hasil penyelidikan sementara, para pengendara tersebut diduga merupakan pengemudi ojol yang biasa mangkal di sekitar lokasi. Pihaknya terus menelusuri CCTV milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di sekitar kawasan tersebut untuk membantu mengidentifikasi kendaraan yang digunakan.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas yang terlibat sekaligus mendalami dugaan pelanggaran dalam transaksi BBM tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah kesulitan masyarakat mendapatkan BBM,” tegasnya. (Kerta Negara/balipost)










