Atlet selancar ombak Rio Waida menjalani peregangan di sela latihan fisik menjelang Olimpiade Paris 2024 di pusat kebugaran salah satu hotel di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (10/7/2024) (BP/Ant)

BADUNG, BALIPOST.com – Menjelang Olimpiade Paris 2024, atlet selancar ombak asal Bali Rio Waida memperkuat massa otot melalui latihan fisik secara intensif.

Rio Waida di sela latihan fisik di pusat kebugaran salah satu hotel di kawasan Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (10/7), mengatakan bahwa dirinya menyiapkan mental, fisik dan surfing dengan setiap hari latihan tapi sederhana.

Latihan dibagi dalam beberapa sesi di antaranya pemanasan, kemudian latihan utama dengan menggunakan beban dari 10 kilogram hingga 15 kilogram dan diselingi istirahat selama sekitar dua menit.

Baca juga:  Perkuat Sinergi dan Gotong Royong, TP PKK Provinsi Bali Gelar Pasar Rakyat PKK 2022

Kemudian latihan terakhir dengan pendinginan dan ditutup dengan berendam air dingin untuk meredakan apabila ada nyeri setelah latihan intensitas tinggi.

Latihan fisik dilakukan dengan durasi 1,5 jam mulai pukul 06.00-07.30 Wita dipandu pelatih fisik untuk kekuatan dan pengkondisian asal Yunani, Tina Chronopoulou.

Tina mengungkapkan massa otot atlet berusia 24 tahun itu perlu ditingkatkan mencermati karakteristik ombak di Pantai Teahupo’o, Tahiti yang terkenal ganas dengan ketinggian bisa mencapai belasan meter.

“Kami fokus tubuh bagian bawah yakni kaki untuk meningkatkan massa otot. Kami ingin dia lebih kuat karena ombaknya besar,” ucapnya.

Baca juga:  Karena Ini, WN Ceko Dideportasi dari Bali

Khusus untuk olahraga selancar ombak tidak diadakan di Paris melainkan di Tahiti, Kepulauan Polinesia Prancis yang dinilai sesuai dengan kebutuhan ombak.

Selain meningkatkan massa otot, atlet blasteran Indonesia-Jepang itu juga menjalani pola makan dengan menghindari makanan gorengan, mengandung tinggi gula dan junk food.

Sementara itu, Pelatih Kepala Tim Nasional Surfing Indonesia Arya Subyakto mengungkapkan meski memiliki lawan berat dari Brasil dan Amerika Serikat, namun ia optimistis Rio dapat memberikan yang terbaik dalam ajang bergengsi itu.

Baca juga:  Jelang KTT G20, Pemda Diminta Perketat Pengawasan PMK di Bali

Selain latihan dan kemampuan, faktor ombak juga memegang peranan penting bagi atlet. Rencananya, Rio Waida bertolak ke Tahiti pada Kamis (18/7) melalui Australia dan kemudian Selandia Baru.

Ia dijadwalkan berlaga pada Sabtu (27/7) sebagai ajang keduanya di Olimpiade setelah yang pertama di Olimpiade Tokyo pada 2021 yang harus puas berada di 16 besar. Rio menjadi atlet selancar ombak satu-satunya Indonesia yang dikirim ke Olimpiade Paris 2024. (Kmb/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *