Komang Anik Sudarnita. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Petenis meja Komang Anik Sudarnita yang mengibarkan bendera Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, sukses melibas lawan-lawannya, dalam babak penyisihan grup. Atas hasil ini, Komang Anik melaju ke babak kedua, di ajang “Smash on Drugs International Table Tennis Championship 2022”, di Auditorium Unud Widya Sabha Jimbara, Senin (20/6).

Komang Anik menundukkan Ardiani Putri (BNNP Sumsel) dengan skor 3-0 (13-11, 11-6, dan 11-9). Selanjutnya, menurut Referee Yande Putra, masih di fase grup Komang Anik kembali menekuk lawannya Irmayana (BNNP Aceh), dengan skor 3-1 (11-4, 10-12, 12-10, dan 12-10).

Baca juga:  Pembelajaran Tatap Muka, Fokuskan Penerapan Prokes 3M

saat games kesua, Komang Anik mengakui, dirinya kalah sebab lengah dan lawannya pintar memanfaatkan peluang. “Saya kecolongan di game kedua, karena Irmayana tangguh,” ucap Komang Anik.

Ia menilai, seluruh atlet yang turun di event bergengsi ini, memiliki skill mumpuni. “Ya…Astungkara doakan saja saya bisa tampil terbaik dan meraih gelar juara ” ujar atlet Denpasar yang mutasi ke Gianyar si Porprov Bali XV/2022.

Baca juga:  Marak, Peredaran dan Penyelundupan Narkoba di Ubung

Pelatih tim Bali Ronald Raung, menyatakan, hingga kini petenis meja Bali yang melaju ke babak berikutnya, yakni Komang Anik, Teddy, dan Kadek Ayu Ari Artini. Sementara atlet Bali yang tersingkir di penyisihan, seperi Made Ssica Pratiwi, Reza Amanda, Ni Made Riastuningsih, I Kadek Ikha Dewa Gede Agung Bayu.

Petenis meja Dewa Bayu megemukakan, dirinya baru berusia 15 tahun, dan pertama kali turun di event internaaional. “Meskipun saya tersingkir karena menderita kekalahan dua kali, tetapi saya bangga bisa punya pengalaman,” terang siswa kelas III SMPN 1 Ubud yang bakal lulus ini. (Daniel Fajry/balipost)

Baca juga:  Sindikat Penyelundup Benih Lobster Libatkan Oknum Teknisi Pesawat
BAGIKAN