Penanaman pohon dan penyemprotan eco enzim di Tabanan, Senin (28/6). (BP/Bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Pesisir Pantai Kelecung, Desa Tegalmengkeb, kecamatan Selemadeg Timur, yang rawan abrasi akibat gerusan air laut dilestarikan. Salah satunya dengan ditanami ratusan pohon mangrove, Senin (28/6).

Kegiatan penanaman dilakukan jajaran Polsek Seltim menggandeng muspika Selemadeg Timur serangkaian Bhakti Sosial HUT ke-75 Bhyangkara yang dirangkai dengan Hari Bulan Bung Karno. Pohon mangrove ditanam tepat ditanam di sisi lantai Klecung yang rawan abrasi.

Baca juga:  Mangrove Terancam Sampah dan Alih Fungsi

Kapolsek Selemadeg Timur AKP Ni Komang Sri Subakti menjelaskan, penanaman pohon mangrov ini tujuan utamanya sebenarnya untuk menjaga biota laut dan abrasi pantai. Dimana pantai kelecung memang rawan abrasi, “Atas koordinasi dengan pemerintah di Kecamatan Selemadeg Timur diputuskan menanam mangrove,” jelasnya.

Ditempat terpisah, jajaran Polres Tabanan juga melakukan penyemprotan Eco Enzim bekerjasama dengan Komunitas Eco Enzym Denpasar. Ada 24 ribu liter Eco Enzim yang disemprotkan ke seluruh fasilitas umum (fasum) yang ada di wilayah Kota Tabanan.

Baca juga:  Presiden Sebut Indonesia Punya Komitmen Kuat Atasi Perubahan Iklim

Kegiatan penyemprotan melibatkan Unit Dalmas Polres Tabanan menurunkan Satu Unit Mobil Water Canon dipimpin Kasat Samapta, AKP I Nyoman Sukadana. Selain itu juga menurunkan Petugas Damkar Tabanan dengan Dua unit mobil Damkar dan Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup yang menurunkan Unit Mobil Pertamanan.

Kegiatan dipimpin Kabag Ren Polres Tabanan, Kompol I Ketut Sujata bersama dengan Kapolsek Tabanan, Kompol I Nyoman Sukanada. “Apa yang kita laksanakan ini adalah wujud kepedulian kita untuk menjaga ekosistem alam agar udaranya tetap bersih,” kata Kompol Sukanada. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Lindungi Obyek Wisata Air Sanih, Penanganan Abrasi Disiapkan Dana Rp 3,5 Miliar
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *