Jajaran pengurus Askab PSSI Badung. (BP/ist)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Segala laporan pertanggungjawaban kegiatan termasuk keuangan selama 2019, telah rampung dibahas dalam Pra Kongres Askab PSSI Badung, di Dalung, pada 10 Desember. Selanjutnya, Askab PSSI Badung akan menggelar Kongres Tahunan di Puspem Badung, pada 30 Desember.

Sekum Askab PSSI Badung Gede Eka Surawan, di Badung, Rabu (16/12) menjelaskan, Pra Kongres dipimpin langsung Ketua Umum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana, didampingi Exco Ida Bagus Wisnu Wardana, serta perwakilan klub. Ia menambahkan, hasil Pra Kongres memutuskan Kongres Tahunan sekaligus memilih Ketua Umum Askab yang baru, masa bakti 2020-2024.

Baca juga:  Kedua Kalinya PSSI Tunda Kursus Kepelatihan Lisensi C

“Kami berkoordinasi dengan Pemkab Badung, ternyata gedung puspem dipakai instansi lain pada 18 Desember. Selanjutnya, kami menunda 29 Desember dan bertepatan Purnama, hingga kami tunda pada 30 Desember,” ujar Gede Eka.

Dijelaskannya, dalam Pra Kongres terungkap, bahwa selama 2019 induk organisasi sepak bola di Badung ini mendapat kucuran dari KONI Badung untuk pembinaan Rp 34 juta, berikut peralatan Rp 60 juta, serta pengajuan proposal laga away ke luar Bali Rp 200 juta, sehingga totalnya Rp 294 juta. “Padahal, keperluan kami selama 2019 lebih dari angka itu, dan bersyukur jajaran pengurus bersedia menutupi segala keperluan,” ucap dia.
Sementara, untuk 2020 ini anggaran Pemkab Badung difokuskan untuk alokasi penanggulangan pandemi covid-19. Ia menegaskan, perlunya diadakan Pra Kongres lebih awal, untuk memudahkan segala pertanggungjawaban kegiatan, termasuk keuangan.

Baca juga:  Disidak Satpol PP, Dua Penambang Bersedia Hentikan Penggalian Tanah

“Selanjutnya, saat Kongres Tahunan agendanya tidak lagi membahas laporan pertanggungjawaban, namun dilanjutkan dengan pemilihan ketua umum Askab PSSI Badung yang baru,” kata dia.

Eka Surawan menandaskan, dalam menggelar Kongres Tahunan tetap mengikuti protokol kesehatan, seluruh peserta rajin mencuci tangan, memakai masker serta menjaga jarak.

Ia mengundang 40 delegasi dari klub anggota, ditambah tiga asosiasi yakni SSB, futsal dan wasit. Askab PSSI Badung juga mengagendakan kursus pelatih lisensi D di Kuta, pada 24-30 Desember. “Kami mengajak tiap klub anggota mengirimkan seorang pelatih untuk mengikuti kursus secara gratis,” tegas Eka. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *