Tiga nelayan ditangkap saat menggelar judi kartu. (BP/istimewa)

BANYUWANGI, BALIPOST.com – Ulah sejumlah nelayan di pesisir Muncar, Banyuwangi ini tak layak ditiru. Pulang melaut, bukannya kembali ke rumah, namun menggelar pesta judi kartu remi.

Alhasil, ketiganya harus berurusan dengan polisi setelah digerebek. Saat digerebek, ketiga pelaku sedang asyik memainkan kartu. Mereka tak menyadari aksinya dikuntit petugas yang menyamar. Ketiganya hanya bisa pasrah ketika digelandang ke Polres. “Kita gerebek setelah dilakukan pengintaian,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratista, Minggu (24/2).

Tiga nelayan itu masing-masing, Nisam (54), warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Iwan Iswanto (48), warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar dan Muhamad Saini 934), warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Para pelaku disergap saat pesta kartu remi persis di pinggir pantai, dekat pendaratan perahu nelayan. Tepatnya, di Dusun Kalimoro, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Mereka beraksi di balik tembok anyaman bambu.

Baca juga:  Karena Ini, WN Belanda Ditangkap

Saking asyiknya, ketiganya tak menghiraukan kondisi sekitar. “Jadi, kita sergap waktu memainkan kartu remi,” jelas Panji.

Dari lokasi, polisi mengamankan uang tunai hasil taruhan senilai Rp 290.000 dan tiga set kartu remi. Para pelaku sempat berniat kabur saat polisi tiba. Namun, keburu terkepung. Bersama barang bukti, ketiganya diamankan ke Polres Banyuwangi.

Menurut Panji, aksi penggerebekan ini sebagai bagian menertibkan penyakit masyarakat. Salah satunya, aksi perjudian. Muncul dugaan, para pelaku kerap menjalankan aksinya ketika pulang melaut. Untuk mempertanggungjawabnkan perbuatnnya, para pelaku harus menjalani penyidikan. Penyidik menjerat para pelaku dengan pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian. (Budi Wiriyanto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.