Indra Navicula. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kiprah Made Indra yang meninggal dunia setelah 3 hari dirawat di RSUP Sanglah akibat kecelakaan tunggal di Jalan Raya Sakah, Gianyar, dalam dunia musik Indi Bali tidak bisa dibilang remeh. Ia terkenal solid dengang sesama musisi.

Itu terlihat dari banyaknya teman-teman musisi yang berkontribusi selama ia dirawat di rumah sakit. Bahkan saat pengumpulan donasi untuk Indra, tidak hanya musisi Bali, band besar nasional juga turut membantu.

Sang Vokalis Navicula, Robi, mengaku banyak harapan dan cita-cita yang diungkapkan almarhum padanya. “Cita-cita dengan Navicula banyak sekali. Tapi cita-cita yang paling dekat, Made dan Afi rencananya menikah tahun ini,” ungkapnya.

Indra merupakan personil termuda di Navicula. Bergabung pada 2002 di Navicula. Saat itu usianya 17 tahun. Namun sebelum itu, ia telah menjalin pertemanan dengan Robi sejak kecil. “Kita temanan sejak kecil. Kita sudah sering pinjem alat. Banyak waktu kita habiskan bersama. Kita tidak hanya sebuah band tapi juga sebagai keluarga,” tuturnya.

Baca juga:  Tak Diijinkan Menikah, Pria Tua Ngamuk Bawa Keris ke Jalan

Sosok Indra yang terkesan urakan, berandalan, menurut Robi adalah orang yang paling lembut hatinya. “Made itu orangnya apa adanya. Apa yang dia rasakan, dia keluarkan, ekspresikan,” kenangnya.

Pasca mengalami kecelakaan sejumlah jadwal manggung Navicula terpaksa dibatalkan. Seingat Robi ada jadwal manggung tanggal 24 dan 28 yang batal. Namun Manager Navicula, Intan dikatakan tahu persis jadwal manggung mereka. Intan pula yang bertanggung jawab dalam mengumpulkan donasi untuk Made.

“Apa yang diberikan made untuk komunitas, itu pula yang diberikan komunitas untuk Made. Semoga mereka (Made dan Afi) beristirahat dengan tenang dan mensyukuri hidup mereka yang berkualitas, telah mengisi hidup dengan hal-hal yang berguna,” ungkapnya. (Citta Maya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.