Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di SPBU yang berlokasi di Jl. Gunung Batukaru, Senin (1/1). (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Peristiwa kebakaran terjadi di awal tahun ini. Salah satu mesin SPBU di Jalan Gunung Batukaru, Denpasar Barat (Denbar) terbakar, Senin (1/1).

Akibatnya kejadian itu, empat sepeda motor, satu unit mesin kecor bensin dan satut jenzet ludes terbakar. Selanjutnya kasus ini ditangani Polsek Denbar. “SPBU itu milik PT Sriani Jaya Migas. Kasus ini masih kami selidiki apakah ada unsur kesengajaan atau tidak,” kata Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra, seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena.

Iptu Aan menambahkan, dari keterangan karyawan SPBU Gede Ari Sutama (21), sekitar pukul 11.00 Wita sedang melayani pelanggan mengisi tangki sepeda motor bensin. Tiba-tiba dilihat ada uap dan disusul kobaran api dari bawah lubang tangki.

Sedangkan I Agusti Agung Made Oka Teja Muliawan (23), pegawai SPBU mengaku saat sedang mengecor bensin, tiba-tiga dari balik mesin muncul api dan langsung membesar. Oka langsung menyelamatkan diri.

Baca juga:  Ribuan Warga Demo Tolak Reklamasi Teluk Benoa

Pemilik sepeda motor Honda Vario yang terbakar yaitu Wayan Sukarta (43), waktu itu ia sedang membeli bensin di TKP dan dari bawah mesin SPBU mengeluarkan api langsung merembet ke sepeda motor dan mengenai kakinya. “Pemilik sepeda motor lainnya yaitu Decky Asbanto, Kolak Karsono dan Upi Novianti. Api terus membesar dan pelanggan yang antre langsung menyelamatkan diri,” tandasnya.

“Dari keterangan saksi-sakai, api tiba-tiba keluar api dari mesin dan api langsung membesar membakar empat motor, jenzet dan bangunan sisi timur. Api bisa dipadamkan 30 menit kemudian mengerahkan tiga mobil pemadam,” tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini.

Terkait kasus itu, petugas langsung memasang garis polisi. Rencana pemeriksaan dilakukan tim labfor untuk mengetahui sumber api. “Ini kedua kalinya SPBU ini terbakar,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.