Polisi memasang rambu dan police line di lokasi jalan jebol. (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Jalan raya Penelokan, Kintamani tepatnya di wilayah Desa Batur Tengah jebol pada Rabu (24/4) sore. Untuk menghindari adanya hal yang tidak diinginkan, di lokasi jalan jebol kini telah dipasangi rambu.

Berdasarkan informasi, jebolnya jalan tersebut dipicu karena hujan deras yang menyebabkan dinding penahan tanah amblas dan kemudian menggerus badan jalan. Jalan jebol meninggalkan lubang menganga di tepi jalan dekat trotoar yang cukup membahayakan pengendara.

Baca juga:  Segini, Jumlah Nakes Bali yang Disasar Vaksinasi COVID-19

Camat Kintamani Ketut Erry Soena Putra mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya, kejadian jalan jebol itu terjadi sore hari sekitar pukul 15.30 WITA. Menurutnya penyebab jalan jebol karena guyuran hujan. “Dari siang hujan deras di Kintamani,” ujarnya. Saat ini kondisi jalan jebol yang berlubang telah dipasangi tanda/rambu untuk menghindari adanya kejadian yang tidak diinginkan.

Sementara itu Kepala Dinas PUPRPerkim Kabupaten Bangli Dewa Widnyana Maya dikonfirmasi mengaku telah menerima laporan kejadian itu. Dia mengatakan pihaknya akan segera melakukan penanganan terhadap jalan jebol tersebut. “Jebolnya juga tidak banyak, jadi langsung bisa kita tangani dari operasi pemeliharaan jalan,” kata Dewa Maya.

Baca juga:  Dari Komen Jerinx "Orang Tua Masih Bego" hingga Pasien COVID-19 Meninggal ke-49

Menurut Dewan Maya, salah satu penyebab jalan itu jebol karena intensitas hujan yang tinggi. Selain itu dia mengakui penyebab jalan itu jebol karena tidak adanya saluran pembuangan air di jalur tersebut. (Dayu Swasrina/Balipost)

BAGIKAN