BNNK Badung menggandeng Celekontong Emas untuk menyosialisasikan bahaya peredaran narkoba di Petang. (BP/ist)
MANGUPURA, BALIPOST.com – Sindikat narkoba tidak hanya menyasar daerah perkotaan tapi mengincar pelosok desa. Untuk mengantisipasi peredaran narkoba, BNNK Badung menggelar sosialisasi di Desa Petang, Badung, Senin (6/6).

Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, Rabu (7/6) mengatakan, sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) dikemas pagelaran seni budaya menggandeng bondres Sengap cs (Celekontong Mas). “Selain itu, pagelaran tersebut juga dalam rangka menyemarakkan peringatan HANI 2017, bertempat di wantilan Desa Adat Petang,” ujarnya.

AKBP Masmini juga tampil berkolaborasi dengan Sengap cs. Tujuannya supaya penyampaian pesan-pesan bahaya narkoba dan isu hangat tentang penyalahgunaan barang terlarang itu lebih tajam. “Pesan bahaya narkoba dikemas dengan lelucon dan banyolan sangat efektif untuk penyebaran informasi kepada pelajar. Hal ini terlihat dengan antusiasnya peserta saat sesi interaktif,” kata Masmini.

Kegiatan tersebut diikuti 200 siswa dan guru SMP, SMA serta SMK se-Kecamatan Petang. Hal itu penting dilakukan mengingat perkembangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saat ini melibatkan pemuda, pelajar dan mahasiswa. Padahal mereka merupakan generasi penerus pembangunan dan cita-cita bangsa.

Baca juga:  Tersangka Pembunuh Mahasiswi Positif Narkoba

Pelajar tersebut adalah calon-calon intelektual dan pemimpin masa depan bangsa. Lembaga pendidikan harus menjadi agen perubahan baik di lingkungan masyarakat maupun pendidikan yang bersih narkoba. Dengan demikian mereka harus menjadi generasi penerus bangsa yang sehat dan bersih dari narkoba.

Ia mengimbau agar diwaspadai perkembangan teknologi yang sering dimanfaatkan oleh bandar narkoba untuk melancarkan peredaran narkoba. Tanamkan sikap dan perilaku teladan agar dapat memberikan dorongan kepada orang lain untuk berbuat yang lebih baik, meningkat kepedulian dimana pun berada. “Mudah-mudahan wilayah Petang belum tersentuh narkoba. Kami berharap aparat kecamatan, desa dan desa pakraman di sini (Petang-red) harus waspada serta membentengi diri dari pengaruh narkoba,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.