
BANGLI, BALIPOST.com. – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bangli, Minggu (1/11) malam, memicu sejumlah bencana alam. Di Desa Demulih, Kecamatan Susut, hujan mengakibatkan pohon tumbang serta tanah longsor di ruas jalan Demulih-Sala.
Peristiwa tersebut menambah daftar kejadian bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Bangli. Intensitas hujan yang tinggi diduga memicu kondisi tanah menjadi labil hingga menyebabkan longsor dan pohon tumbang di beberapa titik.
Selain pohon tumbang di wilayah Desa Demulih, longsor juga terjadi di ruas jalan Demulih-Sala. Kondisi ini berpotensi mengganggu kelancaran mobilitas masyarakat yang melintas di kawasan tersebut, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.
Berdasarkan data BPBD dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Bangli, dampak hujan deras tidak hanya terjadi di Demulih. Longsor juga dilaporkan terjadi di Banjar Tangkas, Desa Susut, serta ruas jalan Sulahan-Cekeng, Desa Sulahan.
Sementara itu, di Kelurahan Kubu, pohon tumbang menimpa atap kamar mandi milik warga. Longsor juga terjadi di ruas jalan Selati menuju Gianyar. Di Kecamatan Tembuku, pohon tumbang dan sejumlah tiang roboh sempat mengganggu arus lalu lintas jalur Bangli-Karangasem.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Damkar Bangli, Ketut Agus Sutapa, mengatakan seluruh kejadian bencana yang tercatat tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. “Dari seluruh kejadian tersebut nihil korban jiwa,” ujarnya.
BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Warga yang beraktivitas di sekitar pepohonan maupun melintasi jalur rawan longsor diminta lebih berhati-hati untuk mengantisipasi potensi bencana susulan. (Dayu Swasrina/balipost)










