Suasana DTW Tanah Lot,.desa Beraban. (BP/Bit)

 

SINGASANA, BALIPOST.com – Menjelang periode libur akhir tahun 2026, Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Tabanan, melakukan berbagai pembenahan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan wisatawan. Langkah ini dilakukan di tengah kunjungan yang kini rata-rata mencapai sekitar 2.500 wisatawan per hari.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, mengatakan bahwa pembenahan difokuskan pada kebersihan kawasan, kesiapan fasilitas, pelayanan, keamanan serta koordinasi dengan pihak terkait. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kawasan siap menghadapi peningkatan kunjungan pada akhir tahun.

“Menjelang akhir tahun tentu kami melakukan persiapan. Kami ingin wisatawan yang datang mendapatkan pelayanan yang baik, merasa aman dan nyaman selama berada di kawasan Tanah Lot,” ujar Sudiana, Minggu (27/9)

Baca juga:  Penurunan Suhu Selama Juli Bukan Karena "Aphelion," Ini Penjelasan BMKG

Menurut dia, periode akhir tahun menjadi salah satu momentum penting bagi kunjungan wisatawan. Karena itu, kesiapan kawasan menjadi perhatian, terutama menyangkut kebersihan, fasilitas umum dan pengaturan aktivitas pengunjung.

Sudiana mengatakan pembenahan tidak hanya ditujukan untuk menghadapi peningkatan jumlah wisatawan. Pengelola juga berupaya menjaga karakter Tanah Lot sebagai kawasan yang memiliki nilai budaya dan spiritual.

Tanah Lot selama ini tidak hanya menjadi tempat wisata untuk menikmati panorama laut dan Pura Tanah Lot. Di kawasan tersebut, aktivitas keagamaan masyarakat tetap berlangsung. Wisatawan pun diharapkan dapat menikmati keindahan kawasan dengan tetap menghormati kesucian pura, adat dan budaya setempat.

Baca juga:  Dominasi Permainan, Persis Kalahkan Bali United di Stadion Manahan

“Tanah Lot merupakan kawasan wisata sekaligus ruang budaya dan spiritual. Karena itu, kenyamanan wisatawan harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap aktivitas keagamaan dan adat,” katanya.

Dengan rata-rata kunjungan sekitar 2.500 wisatawan per hari, pengelola memperkirakan aktivitas di kawasan akan semakin meningkat memasuki masa liburan akhir tahun. Berbagai persiapan pun dilakukan lebih awal agar pelayanan tetap berjalan optimal.

Selain fasilitas dan pelayanan, kebersihan kawasan menjadi perhatian. Pengelola ingin memastikan kawasan tetap bersih dan nyaman meski terjadi peningkatan jumlah pengunjung.

Baca juga:  Selama Nataru, Terminal Mengwi Layani 79.221 Penumpang

Sudiana menambahkan, pembenahan secara berkelanjutan menjadi bagian dari upaya menjaga daya tarik Tanah Lot. Menurutnya, wisatawan tidak hanya membutuhkan objek yang menarik, tetapi juga kenyamanan selama berada di destinasi.

“Kami ingin wisatawan datang dengan nyaman, menikmati Tanah Lot, kemudian pulang membawa pengalaman yang baik,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN