
DENPASAR, BALIPOST.com – Warga memadati Tukad (sungai) Badung, tepatnya Jembatan Merah, Banjar Buagan, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat (Denbar), Sabtu (12/9). Penyebabnya remaja berinisial MFR (18) asal Jember, Jawa Timur, ditemukan meninggal.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, kejadiannya pukul 15.00 WITA. Dari keterangan Agus Arif Afandi (25), pukul 14.00 WITA sedang mancing ikan di TKP bersama dengan korban.
Saat itu temannya, Sodiq posisi mancing di pinggir sungai. Sedangkan Agus posisi mancing dari atas jembatan, sementara korban di bawah jembatan.
“Saksi (Agus) melihat korban membuka topi, baju.dan tas compact-nya lalu ditaruh di atas batu. Tiba-tiba korban melompat ke sungai sambil melambaikan tangan dan mukanya tersenyum,” ujarnya.
Agus mengira korban bisa berenang, namun tidak berselang lama korban tenggelam dan tidak muncul lagi. Ia bersama Sodiq loncat ke sungai mencari korban, namun tidak ditemukan.
Kejadian ini lalu dilaporkan ke pihak kepolisian dan Basarnas Denpasar. Akhirnya korban ditemukan pukul 17.30 WITA dalam kondisi meninggal. Selanjutnya jasad korban dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah , Denpasar, menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar.
“Dugaan sementara korban meloncat ke dalam sungai lalu tenggelam di TKP. Berdasarkan informasi keluarganya bahwa korban tidak bisa berenang,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)










