Memasuki Tahun Pelajaran baru 2023/2024, seluruh sekolah di kabupaten Badung, mulai menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Tingkat Kabupaten. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pendaftaran SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) jalur domisili di Kabupaten Badung membludak. Jalur ini menjadi favorit karena dinilai memiliki peluang lebih besar bagi siswa yang belum lolos pada jalur sebelumnya.

Berdasarkan data terbaru hingga Rabu (1/7), jumlah pendaftar jalur domisili untuk jenjang SMP telah mencapai 6.444 siswa dari kuota 7.382 siswa.

Sementara untuk SD, tercatat 7.980 siswa telah mendaftar dari total kuota 9.710 siswa. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap jalur berbasis domisili.

Sekretaris Disdikpora Badung, Rai Twistyanti Raharja, membenarkan adanya lonjakan signifikan pada jalur ini. “Sesuai dengan prediksi kami jumlahnya (pendaftar jalur domisili -red) memang terbanyak dari beberapa jalur pendaftaran lainnya,” ungkapnya.

Baca juga:  Kadisperindag Gianyar Janjikan Ini ke Pedagang Pasar Ubud yang Direlokasi

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan fenomena rutin setiap tahun. Jalur domisili dianggap memberikan peluang lebih besar karena seleksi didasarkan pada jarak tempat tinggal ke sekolah. Adapun persyaratan jalur domisili untuk SMP meliputi Ijazah atau Surat Keterangan Lulus, Kartu Keluarga Badung minimal terbit satu tahun, Akta Kelahiran, serta Surat Pernyataan bermeterai. Proses seleksi dilakukan dengan prioritas jarak terdekat dari rumah ke sekolah tujuan.

Sementara itu, jalur prestasi juga mencatat angka signifikan. Dari 905 pendaftar, sebanyak 780 siswa dinyatakan lulus. “Untuk jalur prestasi SMBP SMP sudah diumumkan pendaftarannya mencapai 905 orang sedangkan yang lulus 780 siswa,” katanya.

Baca juga:  Keren! Hotel Vila Lumbung Raih Penghargaan Agoda Gold Circle 2019

Pada dua jalur lainnya, yakni mutasi dan afirmasi, total 224 siswa dinyatakan lulus. Rinciannya, 105 siswa melalui jalur perpindahan orang tua dan 119 siswa dari jalur afirmasi. Meski jumlah pendaftar meningkat, pelaksanaan SPMB di Badung tetap berjalan tertib dan kondusif. Disdikpora juga telah mengantisipasi berbagai kendala teknis dengan menyediakan kanal pengaduan daring.

“Secara keseluruhan pelaksanaan SPMB berlangsung tertib dan kondusif. Namun, kami telah mengantisipasi berbagai kendala teknis dengan menyediakan kanal pengaduan www.spmb.badungkab.go.id.,” jelasnya.

Beberapa kendala teknis sempat muncul, terutama saat proses pendaftaran online. Namun, masalah tersebut dapat segera diatasi berkat pendampingan operator di tingkat kecamatan. “Ada beberapa pertanyaan terkait tidak bisa klik mendaftar, namun sudah ditindaklanjuti setelah dipandu oleh operator masing-masing kecamatan,” jelasnya.

Baca juga:  Gubernur Koster Dukung Pertina Bali

Diketahui, pada tahun 2026 SPMB dibagi menjadi empat jalur utama, yakni mutasi sebesar 5 persen, afirmasi 20 persen, prestasi 25 persen, dan domisili 40 persen. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Disdikpora terus berkomitmen meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah.

Untuk jadwal, pendaftaran SPMB SMP berlangsung mulai 12 Juni hingga 12 Juli 2026. Sebelumnya, calon siswa diwajibkan membuat akun serta mengunggah dokumen sejak 12 Mei hingga 11 Juni 2026. Tahapan seleksi dimulai dari jalur mutasi pada 12 Juni, afirmasi 15 Juni, prestasi 22 Juni, dan domisili 25 Juni.(Parwata/balipost)

BAGIKAN