
DENPASAR, BALIPOST.com – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7) jadi momentum Polresta Denpasar untuk penguatan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum kepada masyarakat. Fokusnya yakni melakukan pengawasan ketat lokasi yang jadi konsentrasi aktivitas WNA dan pendatang.
“Kedepan kami akan memperkuat langkah-langkah preventif dan represif melalui patroli terpadu, serta sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, desa adat, imigrasi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya.
Terkait potensi kriminalitas yang melibatkan WNA maupun penduduk pendatang, menurut Iptu Adi, Polresta Denpasar akan terus mengoptimalkan pengawasan di kawasan wisata, pusat keramaian, serta lokasi-lokasi yang menjadi konsentrasi aktivitas WNA dan pendatang.
Pihaknya juga meningkatkan koordinasi dengan Kantor Imigrasi dan instansi terkait dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan serta aktivitas WNA. Termasuk memperkuat pendataan penduduk non permanen bersama aparat kewilayahan agar setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.
Polresta Denpasar juga berkomitmen mencegah segala bentuk pelanggaran yang dilakukan anggota Polri melalui penguatan fungsi pengawasan, pembinaan disiplin, penegakan kode etik, serta pembinaan mental dan integritas personel secara berkelanjutan.
“Kami menegaskan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan anggota akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama bagi institusi Polri. Oleh karena itu profesionalisme, integritas, dan pelayanan yang humanis akan terus menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.(Kerta Negara/balipost)










