Anggota Polsek Kuta Utara mendatangi TKP cekcok antara karyawan salon dengan WNA. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Perang mulut terjadi antar karyawan salon dengan warga negara asing (WNA) di Jalan Pipitan Sari, Canggu, Kuta Utara, Badung, pada Juli 2026. Pemicunya karena WNA tersebut tidak mau bayar setelah menjalani treatment pijat di salon tersebut dan malah langsung kabur. Peristiwa ini viral di media sosial (medsos).

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Rabu (12/8), menjelaskan, terkait postingan peristiwa ini di medsos, anggota Polsek Kuta Utara langsung ke TKP.

Baca juga:  Mulai Disebar, Surat Penutupan Kafe di Delodberawah Beri "Deadline" 15 Hari

“Ciri-ciri WNA itu yang perempuan kulit putih, pakai kemeja lengan panjang motif kotak-kotak dan celana panjang cokelat. Sedang yang laki-laki kulit gelap, pakai kemeja putih dan celana pendek krem,” ujarnya.

Saat petugas mendatangi TKP, pemilik salon tersebut menjelaskan bahwa salah satu pelaku merupakan pelanggannya. Sebelum kejadian, karyawan salon menjelaskan, untuk member hanya dilayani pada pukul 08.00 hingga 18.00 WITA. Namun, pelaku ngotot minta dilayani pada malam hari dengan alasan sudah menjadi member.

Baca juga:  Pukau Penonton, Sekaa Gong Gita Swara Duta Badung di Utsawa Joged Bumbung Tradisi di PKB ke-47

Pihak owner menyetujui permintaan tersebut supaya permasalahan tidak menjadi panjang. Namun, owner menekankan agar terduga pelaku harus bersedia membayar layanan tersebut.

Selanjutnya, pelaku mendapat layanan treatment sebelum salon tersebut tutup. Usai mendapatkan treatment, terduga pelaku tidak mau membayar atas jasa yang telah diterimanya.

“Pemilik salon merekam tindakan terduga pelaku. Selain itu, sempat menyampaikan kepada terduga pelaku bahwa kejadian tersebut akan dilaporkan kepada pihak Imigrasi dan kepolisian serta akan diviralkan. Namun WNA itu tidak mengindahkan dan langsung kabur,” ujarnya.

Baca juga:  Puluhan WNA dan Warga Blasteran Ikuti Sidang Pewarganegaraan

Saat ini anggota Polsek Kuta Utara melacak identitas kendaraan yang dikendarai pelaku. Upaya pencarian terhadap pelaku sedang dilakukan pihak kepolisian. (Kerta Negara/balipost)

 

BAGIKAN