Penataan Pantai Lovina mendekati rampung. Penataan diharapkan menjadi magnet baru wisata Bali Utara. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Proyek penataan Kawasan Wisata Pantai Lovina di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Banjar, Buleleng, kini memasuki tahap akhir. Hingga saat ini, progres telah mencapai 92 persen. Penataan kawasan wisata andalan Bali Utara itu diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Lovina sekaligus menjadi magnet baru bagi kunjungan wisatawan ke Buleleng.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra meninjau langsung perkembangan proyek tersebut pada Rabu (24/6) malam. Dalam peninjauan itu, ia memastikan sebagian besar pekerjaan fisik telah rampung dan tinggal menyisakan tahap penyelesaian akhir.

Menurut Sutjidra, penataan kawasan Lovina tidak semata-mata bertujuan memperindah wajah pantai, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat maupun wisatawan. Berbagai fasilitas pendukung telah dibangun untuk menunjang aktivitas pengunjung di kawasan tersebut.

Baca juga:  Tak Bersalah, Made Dharma Dibebaskan Hakim

Fasilitas dimaksud diantaranya jalur pedestrian atau jogging track sepanjang 651 meter yang membentang di sepanjang kawasan pantai. Selain itu, telah terpasang 34 titik lampu penerangan yang diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan kawasan saat malam hari.

“Kami ingin masyarakat dan wisatawan dapat menikmati kawasan ini dengan lebih nyaman. Penataan ini bukan hanya mempercantik pantai, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan di Buleleng,” ujar Sutjidra.

Baca juga:  Masih Ingin Bangun Bandara di "Off Shore" Kubutambahan, BIBU Beber Keuntungannya

Ia menegaskan, jalur pedestrian yang telah dibangun diperuntukkan khusus pejalan kaki, pelari, dan pesepeda. Kendaraan bermotor tidak diperkenankan melintas di jalur tersebut demi menjaga fungsi ruang publik dan keselamatan penggunanya.

Menurut Sutjidra, keberadaan fasilitas yang lebih tertata diharapkan mampu memperkuat posisi Lovina sebagai salah satu destinasi unggulan Bali Utara. Selama ini kawasan tersebut dikenal luas sebagai tujuan wisata bahari dengan atraksi lumba-lumba serta panorama matahari terbit yang menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Dengan penataan yang lebih baik, kami berharap wisatawan semakin betah berkunjung ke Lovina. Dampaknya tentu akan dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di sekitar kawasan,” katanya.

Baca juga:  Tingkatkan Keamanan Wisata, Desa Lebih Diminta Siaga Rabies

Harapan serupa disampaikan pelaku usaha wisata di Lovina. Salah seorang pelaku pariwisata setempat, Nyoman Arya Astawa, menilai penataan kawasan pantai merupakan langkah yang telah lama dinantikan masyarakat dan kalangan usaha wisata.

Menurut Arya, perubahan yang terjadi saat ini membuat suasana Lovina jauh lebih tertata dibandingkan sebelumnya. Kehadiran fasilitas baru dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi destinasi sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.

“Penataan ini memang sudah lama ditunggu. Sekarang kawasan Lovina terlihat lebih menarik dan nyaman. Kami optimistis kondisi ini dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Buleleng,” ujarnya. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN