
GIANYAR, BALIPOST.com – Warga di sekitar aliran Sungai Ayung, Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas (Mr. X) Jumat (19/6) pagi. Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tersangkut di antara bebatuan sungai.
Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., membenarkan adanya peristiwa penemuan jasad tersebut. Pihak kepolisian bersama tim gabungan telah berhasil mengevakuasi korban ke rumah sakit.
”Benar, personel kami telah turun ke lapangan bersama tim BPBD dan PMI Kabupaten Gianyar untuk melakukan evakuasi. Jasad korban berjenis kelamin laki-laki, namun identitas pastinya belum diketahui (Mr. X),” ujarnya.
Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 10.10 WITA oleh seorang karyawan sebuah hotel, I Gede Budiarta (34). Saat itu, saksi hendak melakukan kegiatan rutin bersih-bersih di pinggiran Sungai Ayung menggunakan fasilitas bogi hotel. Saat memandang ke arah sungai, perhatian Budiarta tertuju pada sebuah objek di sela-sela batu yang awalnya dikira akar pohon.
Karena penasaran, ia mendekat dan terkejut saat mendapati objek tersebut adalah sesosok jasad manusia yang mengambang terlentang. Saksi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada chief security hotel, I Putu Awan Setiana (42), yang langsung mengecek lokasi dan meneruskan laporan ke Bhabinkamtibmas Desa Kedewatan, Aiptu I Nyoman Sutama.
Mendapat laporan warga, Kapolsek Ubud bersama Pawas, Aiptu Sang Kompiang Juniawan dan personel piket fungsi langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 10.30 WITA. Tak berselang lama, tim BPBD dan PMI Kabupaten Gianyar juga tiba di lokasi untuk membantu proses evakuasi.
”Kondisi mayat saat ditemukan sudah dalam keadaan kaku, menggunakan celana pendek, dan tanpa baju. Posisinya terlentang tengadah dengan kepala menghadap ke atas di antara sela-sela batu sungai,” jelas Kapolsek Ubud.
Mengingat medan yang cukup sulit, tim gabungan mengevakuasi jasad korban menyusuri aliran Sungai Ayung menuju akses keluar di Jalan Banjar Tegal Kuning, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung. Sekira pukul 11.35 WITA, jasad korban berhasil dinaikkan ke ambulans PMI Gianyar untuk dibawa ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.
Terkait penyebab pasti kematian korban, Kompol Putra Antara menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam. Namun, dugaan awal korban meninggal akibat kecelakaan air.
”Dugaan sementara, korban terpeleset pada saat turun ke Sungai Ayung, lalu hanyut dan tersangkut di bebatuan. Namun, untuk kepastiannya kita tunggu hasil pemeriksaan medis,” tambahnya.
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Ubud bersama Tim Identifikasi Polres Gianyar tengah berupaya mengungkap identitas korban melalui olah TKP dan identifikasi fisik. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat luas, tokoh masyarakat, maupun netizen di media sosial yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera menghubungi Polsek Ubud atau Polres Gianyar. (Wirnaya/balipost)










