Spanduk mengkritik jalan rusak terpasang di salah satu titik di Ubud, Gianyar. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Munculnya ‘perang’ spanduk terkait jalan rusak di kawasan wisata Ubud, Gianyar ditanggapi Pemerintah Provinsi Bali.

Pemerintah Provinsi Bali memastikan perbaikan trotoar di jantung destinasi pariwisata internasional tersebut akan direalisasikan pada 2026 ini dengan anggaran sekitar Rp9 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRKim) Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha, mengatakan perbaikan trotoar Ubud menjadi perhatian pemerintah setelah muncul berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui pemasangan spanduk di sejumlah titik.

Menurutnya, meskipun ruas trotoar tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Bali, pelaksanaan perbaikan tahun ini akan dilakukan oleh Dinas PUPR Kabupaten Gianyar berdasarkan kesepakatan antarpemerintah daerah.

Baca juga:  Asuransi Digital Dongkrak Pendapatan Premi Asuransi

“Diperbaiki tahun ini. Anggarannya kurang lebih Rp9 miliar,” ujar Nusakti saat ditemui disela-sela pembukaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Art Center Denpasar, Senin (1/6) malam.

Selain penanganan trotoar Ubud, kata dia, Pemprov Bali juga tengah mempersiapkan pekerjaan pemeliharaan jalan dan trotoar pada ruas strategis Tegaltamu atau kawasan Patung Barong Batubulan hingga ke wilayah Payangan, Kabupaten Gianyar. Proyek tersebut saat ini telah memasuki proses tender.

Baca juga:  Dari Pasangan Mesum Berbusana Adat Bali hingga Mobil Terguling di Jalan Desa Tigawasa

“Kegiatan ini sudah masuk tender. Mudah-mudahan awal Juli sudah bisa dikerjakan,” katanya.

Nusakti menjelaskan, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Bali mengalokasikan anggaran sekitar Rp94 miliar untuk pemeliharaan seluruh ruas jalan provinsi. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pemeliharaan rutin, rekonstruksi jalan hingga penanganan titik-titik longsor yang sempat mengganggu akses transportasi.

Sejumlah ruas jalan yang terdampak longsor, kata dia, sebagian telah selesai ditangani. Sementara pekerjaan pemeliharaan dan rekonstruksi lainnya saat ini masih dalam tahapan pengadaan.

“Untuk yang longsor sebagian sudah kita kerjakan. Untuk pemeliharaan dan rekonstruksi sudah masuk tender dan mudah-mudahan selesai pertengahan bulan ini karena sebelumnya masih menyesuaikan harga terbaru,” jelasnya.

Baca juga:  Diterpa Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Sempat Tutup Badan Jalan dan Putus Jaringan Listrik

Secara keseluruhan, panjang jalan provinsi yang direncanakan mendapat penanganan pada tahun ini mencapai sekitar 9 kilometer. Selain di Kabupaten Gianyar, pekerjaan perbaikan juga dilakukan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Karangasem.

Kepastian perbaikan trotoar Ubud diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki, sekaligus mendukung citra Ubud sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Bali yang setiap tahun dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN