Suasana kegiatan penyucian motor di Tabanan, menjelang Tumpek Landep, Jumat (17/4). (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Menjelang Hari Raya Tumpek Landep, layanan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) cuci motor milik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan kebanjiran pelanggan, Jumat (17/4).

Antrean kendaraan terus berdatangan sejak pagi menjadi gambaran tingginya kepercayaan masyarakat terhadap hasil kerja warga binaan.

Puluhan sepeda motor silih berganti memasuki area layanan. Momentum Tumpek Landep yang identik dengan tradisi penyucian dan penghormatan terhadap benda berbahan logam, termasuk kendaraan, turut mendongkrak lonjakan pelanggan.

Baca juga:  5 Berita Koran Bali Post Terbit Hari Ini, Selasa 20 Januari 2026

Tak sekadar menawarkan jasa pencucian kendaraan, SAE cuci motor ini menjadi wujud nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian di dalam lapas. Ketelitian, kerapian, dan kualitas hasil kerja warga binaan membuat layanan tersebut semakin diminati masyarakat.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Fathkur Rokhman, menjelaskan program ini merupakan bagian dari asimilasi yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan sekaligus membangun interaksi langsung dengan masyarakat.

“Melalui program asimilasi cuci motor ini, warga binaan dilatih untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Tentu yang mengikuti program ini sudah memenuhi syarat dan siap menjalankan kegiatan dengan baik,” ujarnya.

Baca juga:  Insiden di KMP Surya Ayla, Truk Terguling Timpa Dua Mobil

Sementara itu, Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menilai tingginya animo masyarakat menjadi indikator positif atas keberhasilan pola pembinaan yang dijalankan selama ini.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan motivasi penting untuk terus meningkatkan kualitas program pembinaan agar warga binaan memiliki bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

“Antusiasme masyarakat ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan berjalan dengan baik. Kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan agar warga binaan siap kembali ke masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Gubernur Koster Tutup Bali DigiFest 2022

Apresiasi juga datang dari pelanggan. Monica, salah seorang pengguna jasa, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan. “Hasilnya bersih dan rapi, para warga binaan juga telaten. Saya sudah beberapa kali ke sini dan tidak pernah dikecewakan,” ujarnya.(Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN