
DENPASAR, BALIPOST.com – Kursi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekda Provinsi Bali resmi ditinggalkan Dewa Gede Mahendra Putra per 1 April 2026. Purna tugas pejabat senior ini menandai berakhirnya perjalanan panjang birokrasi yang telah ia jalani di berbagai posisi strategis di lingkungan Pemprov Bali.
Saat dikonfirmasi, Dewa Mahendra mengaku akan mengisi masa pensiun dengan beristirahat sejenak di rumah. Ia memilih menikmati waktu bersama keluarga dan mengurus rumah tangga, setidaknya untuk satu tahun ke depan.
Meski demikian, ia tak menampik sejumlah rekan dan kolega telah menghubunginya untuk kembali aktif di berbagai organisasi. Namun, tawaran tersebut untuk sementara belum menjadi prioritas. “Rehat sejenak dulu saya, barang setahun ke depan,” ujarnya singkat, Selasa (31/3).
Sepanjang kariernya, Dewa Mahendra dikenal sebagai birokrat berpengalaman yang pernah menduduki sejumlah jabatan penting. Ia tercatat pernah menjadi Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali pada era Gubernur Made Mangku Pastika, kemudian dipercaya sebagai Penjabat (Pj.) Bupati Bangli pada periode 5 Agustus 2015 hingga 17 Februari 2016.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali sebelum akhirnya menduduki posisi Asisten I Setda Bali. Terakhir, ia juga sempat mengemban tugas sebagai Penjabat Sementara (Pjs.) Wali Kota Denpasar sejak 26 September 2024.
Pensiunnya Dewa Mahendra dari jabatan Asisten I meninggalkan ruang kosong di struktur Sekretariat Daerah Provinsi Bali, yang hingga kini belum diumumkan siapa penggantinya. (Ketut Winata/balipost)










