Pelaksanaan malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Wilayah Kabupaten Gianyar, Jumat (20/3) malam. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pelaksanaan malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Gianyar, pada Jumat (20/3) berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Suasana religius menyelimuti titik-titik pelaksanaan takbiran yang dipusatkan di masjid maupun gedung serbaguna tanpa adanya konvoi takbir keliling.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tercatat sekitar 259 umat Muslim di seluruh Kabupaten Gianyar mengikuti rangkaian takbiran dengan khidmat. Fokus kegiatan yang terpusat di dalam ruangan ini efektif meminimalisir potensi gangguan keamanan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas. Kegiatan takbiran tersebar di beberapa titik strategis dengan pengamanan ketat. Kecamatan Gianyar terpusat di Masjid Agung Al-A’la dengan kehadiran sekitar 75 jamaah.

Baca juga:  ''Sweeping'' Kafe di Pantai Delodberawah, Tiga Orang Positif Narkoba

Kecamatan Ubud berlangsung di Gedung Serbaguna Yayasan Ubudiyah yang diikuti oleh 20 peserta. Kecamatan Blahbatuh menjadi titik dengan jamaah terbanyak, yakni sekitar 130 orang yang tersebar di Masjid Nurul Yaqin, Masjid Darul Hijrah, serta sejumlah musholla dan gedung serbaguna. Kecamatan Sukawati & Tegallalang, takbiran dilaksanakan secara sederhana dengan jumlah peserta yang relatif terbatas namun tetap terjaga kekhusyukannya.

Kelancaran agenda ini tidak lepas dari kesiapsiagaan ratusan personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, unsur pengamanan internal (Pam Swakarsa), serta tokoh masyarakat setempat. Personel diterjunkan ke setiap lokasi untuk memastikan stabilitas Kamtibmas tetap terjaga.

Baca juga:  Takbiran Saat Nyepi Diatur Ketat, MDA Minta Harmoni Bali Tetap Terjaga

Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga kondusivitas wilayah. “Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan malam takbiran berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Ini merupakan hasil sinergi yang baik antara aparat keamanan, panitia, serta masyarakat,” ungkap AKBP Chandra.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa kepatuhan masyarakat untuk tidak melaksanakan takbir keliling sangat membantu petugas dalam mengelola keamanan wilayah. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus merawat nilai-nilai toleransi dan saling menghormati, terutama dalam momentum hari besar keagamaan di Bali.

Baca juga:  Penyebar Video Pesta Tahun Baru Klub di Berawa Masih Diburu

Situasi di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar dilaporkan tetap stabil tanpa adanya kejadian menonjol. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN