
MANGUPURA, BALIPOST.com – Sejumlah titik di wilayah Kuta Selatan (Kutsel) menjadi atensi kepolisian karena kerap dijadikan lokasi berkumpul anak muda pada malam hingga dini hari. Pasalnya berpotensi dimanfaatkan untuk aksi balap liar maupun gangguan kamtibmas lainnya. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, Jalan Uluwatu, Jalan Raya Kampus Unud, hingga beberapa akses menuju kawasan wisata yang kondisi jalannya relatif lengang pada malam.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra, Kamis (21/5) mengatakan menyikapi hal tersebut Polsek Kutsel secara rutin melaksanakan patroli skala besar, blue light patrol, serta kegiatan preventif dan dialogis di titik-titik rawan. Selain itu, personel juga melakukan pembubaran terhadap kelompok yang berkumpul hingga larut malam apabila berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Polresta Denpasar dan polsek jajaran juga bersinergi dengan TNI, pecalang, perangkat desa, dan masyarakat setempat untuk melakukan pengawasan bersama guna mencegah terjadinya balap liar maupun tindak kriminalitas lainnya,” tegasnya.
Pihak kepolisian mengimbau para orangtua agar turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari. Tujuannya supaya tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Di tempat terpisah, saat malam hingga dini hari di kawasan Renon dan Sumerta Kelod menjadi perhatian jajaran Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyusul maraknya aktivitas balap liar yang dikeluhkan masyarakat. Selain mengganggu kenyamanan warga, aksi tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan berpotensi memicu gangguan kamtibmas lainnya.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Dentim menggelar patroli intensif menyasar kawasan Lapangan Bajra Sandhi, jalur seputaran Renon, hingga sejumlah ruas jalan di seputaran wilayah Desa Sumerta Kelod.
Selama patroli berlangsung, personel melakukan pemantauan situasi, pemeriksaan terhadap kelompok anak muda yang masih nongkrong hingga larut malam, serta menyampaikan imbauan kamtibmas agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Kapolsek Dentim, AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana mengatakan selain menyasar potensi balap liar, patroli juga difokuskan pada upaya pencegahan tindak kriminalitas malam hari seperti curanmor, pencurian, maupun aksi kejahatan jalanan yang rawan terjadi pada jam-jam sepi. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Wilayah Renon dan sekitarnya menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat pada malam hari sehingga perlu mendapat perhatian melalui patroli rutin. Kami ingin memastikan situasi tetap aman, nyaman dan kondusif, sekaligus mencegah munculnya aktivitas yang meresahkan warga seperti balap liar maupun tindak kriminalitas lainnya,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)










