Personel Polsek Kuta Utara melakukan pemantauan wilayah mengantisipasi gangguan kamtibmas. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Gangguan kamtibmas, khususnya jambret di Kuta Utara masih marak terjadi. Hal ini dikeluhkan warga karena meresahkan. Oleh karena itu, pihak kepolisian diharapkan serius mengatasi masalah tersebut karena bisa merusak citra pariwisata Bali.

Menanggapi hal itu, PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu, Ni Nyoman Ayu Inastuti, Sabtu (28/2) mengatakan penanganan tindak pidana jambret, Polsek Kuta Utara sudah meningkatkan kegiatan patroli rutin, khususnya pada jam dan lokasi yang dianggap rawan. Termasuk kawasan permukiman, jalur padat kendaraan, serta area wisata.

Baca juga:  Jambret Spesialis WNA Diringkus

“Selain itu, kami juga mengintensifkan patroli dialogis dan pengumpulan informasi melalui fungsi intelijen guna mengidentifikasi pelaku maupun jaringan yang terlibat. Upaya penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan demi memberikan efek jera,” ujarnya.

Disamping itu, bencana banjir di Kuta Utara juga dikeluhkan warga. Oleh karena itu, pihak kepolisian bersinergi dengan instansi terkait seperti BPBD dan pemerintah kecamatan melakukan pemantauan wilayah rawan, membantu pengaturan arus lalu lintas saat terjadi genangan, serta turun langsung membantu warga terdampak.

Baca juga:  Empat Terdakwa Korupsi Dana Bergulir UEP Divonis Berbeda

Bhabinkamtibmas juga aktif mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kebersihan saluran air guna meminimalisir risiko banjir. “Kami memastikan bahwa kepolisian akan terus menggandeng desa adat dan perangkat desa dinas dalam menjaga situasi kamtibmas. Sinergi dengan pecalang dan tokoh masyarakat sangat penting, baik dalam upaya pencegahan tindak kriminalitas maupun dalam penanganan dampak bencana. Pendekatan berbasis kearifan lokal dinilai efektif untuk memperkuat sistem keamanan lingkungan,” tegas Aiptu Ayu.

Baca juga:  Polsek Ubud Ringkus Pelaku Jambret HP Milik Wisatawan Asal Prancis

Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian atau potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian. Dengan kolaborasi yang baik antara aparat, desa adat, dan masyarakat, kami optimistis situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kuta Utara dapat terus terjaga dengan kondusif. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN