
AMLAPURA, BALIPOST.com – Kasus penjambretan mulai meresahkan di Kabupaten Karangasem. Seorang wanita lanjut usia (lansia), Ni Wayan Sariati (64) menjadi korban jambret saat melintas di jalan raya wilayah Kerta Sari, Kelurahan Padangkerta, Karangasem, pada Kamis (12/2). Saat ini kasus tersebut tengah ditangani pihak kepolisian.
Berdasarkan penuturan korban, ketika itu ia hendak menuju toko miliknya di wilayah Jalan Untung Surapati, Karangasem dengan jarak kurang lebih 250 meter sekitar pukul 04.30 WITA. Ia seorang diri berjalan kaki dari rumah menuju toko miliknya. Saat itu, suasana di sepanjang jalan yang dilalui dalam kondisi sepi.
“Saat berjalan, tiba-tiba dari belakang ada sepeda motor yang mendekat dan langsung merampas tas yang saya bawa,” kata Sariati, saat ditemui di tokonya.
Sariati mengatakan, setelah berhasil merampas tas miliknya yang berisi satu unit handphone, uang tunai, surat-surat dan kunci toko, pelaku yang dikatakan berjumlah satu orang langsung kabur. Sontak korban langsung berteriak minta tolong, namun karena jalanan sepi tidak ada yang bisa dilakukan. “Saya langsung gemetar, saya pasrah tas saya diambil, yang penting nyawa saya selamat,” katanya.
Dia menjelaskan, setelah kejadian tersebut, pihaknya kemudian kembali pulang ke rumah untuk memberitahu keluarganya terkait kejadian tersebut. Dan selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Karangasem agar bisa ditindaklanjuti. “Kalau kerugian tidak terlalu banyak, sekitar Rp3 juta saja, cuma saya takut setelah kejadian tersebut,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Karangasem, Kompol I Nyoman Merta Kariana membenarkan adanya laporan terkait kasus penjambretan lansia di wilayah Padangkerta tersebut. “Personel sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi serta mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Saat ini kami masih lakukan penyelidikan, dan semoga pelakunya cepat ditemukan,” harap Kariana. (Eka Prananda/balipost)










