Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mendatangi TKP jambret hingga menyebabkan korban meninggal. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Polisi masih menyelidiki kasus penjambretan yang dialami Juhaeryah Velina (46), di Jalan Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Sabtu (7/2) malam. Keluarga dan rekan korban mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelakunya.

“Pengurus nasional dan seluruh Keluarga Besar Honda ADV Indonesia mengutuk serta menuntut pertanggungjawaban dari pelaku atas kejadian pembegalan yang berujung hilangnya nyawa yang menimpa member kami dari Honda ADV Indonesia Chapter Badung atas nama Juhaeryah Velina,” ujar Ketua Umum Pengurus Nasional Honda ADV Indonesia (HAI), Ali Abel, S.I.P., M.I.Kom., lewat siaran persnya, Selasa (10/2).

Ali Abel menyampaikan, korban dibegal hingga meninggal saat melintas di Jalan Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (7/2), pukul 22.27 WIB.

Peristiwa tersebut bermula saat korban mengendarai sepeda motor setelah pulang dari rapat dan kopdar dengan Klub Motor Honda ADV Chapter Badung, di Forum Gallery Cafe menuju rumahnya di daerah Kuta, Bali. Keterangan yang disampaikan Ali ini juga untuk mengklarifikasi informasi bahwa korban merupakan peserta touring. Sebelumnya, diberitakan korban bersama teman-teman klub motornya sedang touring di Bali.

Baca juga:  Marak Pelanggaran, Satpol PP Tertibkan Kawasan Jalan I.B. Mantra

Berdasarkan keterangan saksi dan CCTV di lokasi kejadian, korban melintas di TKP yang saat itu situasinya sepi. Namun, korban diserempet dan dibegal oleh dua pelaku yang mengendarai sepeda motor. Pelaku berusaha menjambret tas yang dibawa korban. Seketika, motor korban menjadi tidak seimbang dan menghantam tiang listrik. Korban tidak sadarkan diri.

Pelaku langsung melarikan diri karena warga dan pengendara motor mendekat TKP karena mendengar suara tabrakan. Akibat kejadian itu, korban dilarikan ke RS Garba Med karena mengalami luka serius di kepala. Korban mengembuskan napas terakhir di rumah sakit pada Minggu pukul 00.10 WIB.

Baca juga:  Tepergok Beraksi, Pencuri Ditangkap Warga

“Kami meminta pihak kepolisian dan pihak berwajib segera menemukan pelaku serta menghukum seberat-beratnya dan seadil-adilnya. Pelaku melakukan pembegalan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa manusia. Kami berharap kepolisian dan pihak berwajib segera menuntaskan kasus ini dan menjadi kejadian ini yang terakhir di Bali,” ucapnya.

Dengan cepat terungkapnya kasus ini, keamanan dan kenyamanan pengendara motor khususnya perempuan di Bali yang merupakan salah satu destinasi wisata utama, tetap terjaga.

Sebelumnya diberitakan, PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti membenarkan peristiwa penjambretan yang menyebabkan korban jiwa ini. “Memang benar telah terjadi pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami kecelakaan lalu lintas dan meninggal,” ujarnya, Senin (9/2).

Ia mengatakan setelah menerima laporan kejadian itu, personel Opsnal gabungan Polsek Kuta Utara dan Satreskrim Polres Badung melakukan olah TKP. Petugas melakukan pengecekan CCTV di seputaran lokasi kejadian. Pihak kepolisian berkoordinasi dengan Kominfo Kabupaten Badung untuk mendapatkan rekaman CCTV seputaran TKP sehingga ciri-ciri pelaku diketahui.

Baca juga:  Ini, Hasil Gelar Perkara Penggerebekan Rumah Oknum Dewan

Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba pada Senin pagi juga langsung mengecek TKP. Saat itu AKBP Joseph didampingi Kasat Reskrim, Kanit Jatanras, Kanit Reskrim dan Kanit Intel Polsek Kuta Utara. Tujuannya untuk memastikan penanganan perkara dilakukan secara terpadu dan menyeluruh.

Pada kesempatan itu Kapolres Joseph menyampaikan pengecekan TKP dilakukan untuk memperoleh gambaran yang utuh terkait peristiwa yang terjadi. “Kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan berjalan cepat, tepat, dan profesional, sehingga pelaku dapat segera diungkap,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN