
MANGUPURA, BALIPOST.com – Warung Babi Guling Wenci di Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Badung, mendadak dipadati masyarakat pada Sabtu (3/1). Sejak pukul 08.00 WITA warga sudah mengantre sehingga kurang dari dua jam, dua ekor babi guling yang disiapkan untuk acara makan gratis oleh Gubernur Bali Wayan Koster, ludes disantap.
Aksi berbagi ini digelar dalam rangka Rahina Tresna Asih atau Hari Kasih Sayang menurut Dresta Bali yang jatuh pada Saniscara Kliwon, Krulut. Momentum sakral tersebut dimaknai sebagai wujud cinta kasih dan kepedulian sosial terhadap masyarakat, khususnya generasi muda Bali.
Program yang digagas langsung oleh Gubernur Koster ini berlangsung serentak di tiga lokasi usaha lokal Bali, yakni Jenar di Jalan Kaliasem Denpasar, Tan-Panama Coffee di Jalan Veteran Denpasar, serta Warung Babi Guling Wenci di Sangeh. Di setiap lokasi, masyarakat bebas menikmati makanan dan minuman khas Bali tanpa dipungut biaya.
Gubernur Koster menegaskan kegiatan ini bertujuan membangun interaksi langsung dengan masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kearifan lokal Bali.
“Kami buat kegiatan ini agar berinteraksi dengan masyarakat, terutama anak-anak muda untuk mengingatkan kepada masyarakat Bali, kita punya kearifan lokal, warisan adiluhung berupa nilai-nilai kearifan lokal, seperti Atma Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Segara Kerti, Jana Kerthi, dan Jagat kerthi. Tumpek itu adalah hari yang berkaitan dengan Jana Kerti, yaitu kasih sayang, sesuai dengan kearifan lokal Bali, yaitu Jana Kerti yang memuliakan umat manusia, terutama anak-anak muda,” jelasnya.
Pemilik Warung Babi Guling Wenci, Wayan Wenci, mengaku bangga dan berterima kasih karena dilibatkan dalam program tersebut. “Saya menyiapkan 2 ekor berat 99 dan 70 kg dan nasi 100 kg lebih,” katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Meski antrean sudah mengular sejak pagi, hanya dalam waktu kurang dari dua jam, dua ekor babi guling khas Sangeh yang telah eksis sejak era 1970-an itu ludes dinikmati warga. Kegiatan ini sekaligus menjadi dorongan nyata bagi pelaku UMKM lokal Bali agar terus tumbuh dan dicintai masyarakat. (Parwata/balipost)









