Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Ny. Putri Suastini Koster rayakan Rahina Tumpek Krulut yang ditandai dengan pemberian bunga, saling menukar kado, dan memberi ucapan tresna asih di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Sabtu (18/2/2023). (BP/Ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Bali kembali menyelenggarakan Perayaan Rahina Tumpek Krulut sebagai Rahina Tresna Asih (Kasih Sayang) Dresta Bali, di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Art Centre Denpasar, Sabtu (3/1).

Rangkaian kegiatan diawali dengan persembahyangan di Pura Candi Narmada pada pukul 08.00 WITA, sebagai bentuk pemaknaan spiritual terhadap Rahina Tumpek Krulut yang dimaknai sebagai hari kasih sayang, kehalusan budi, dan keharmonisan dalam Dresta Bali.

Baca juga:  Gubernur Koster Luncurkan SPBKLU, PLTS Fotovoltaik dan Transportasi Daring KBL

Pada malam harinya, kegiatan dimulai pukul 18.00 WITA. Diawali dengan penampilan band-band pelajar SMA se-Kota Denpasar.

Setelah itu, dilaksanakan seremonial singkat yang kemudian dilanjutkan dengan hiburan musik.

Perayaan Tumpek Krulut ini dimeriahkan oleh sejumlah musisi dan seniman Bali. Dari Bagus Wirata, Lolot, Jun Bintang, Yong Sagita, Bayu KW, Agus Veron, Lebri Partami, hingga Putri Bulan, siap membawakan lagu-lagu Pop Bali untuk dinikmati bersama masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha, menegaskan bahwa perayaan Tumpek Krulut tahun ini dikemas sederhana dan bersifat hiburan semata, sebagai ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Baca juga:  Polisi Sepakat Takkan Masuk Ranah Desa Pakraman

“Kegiatan ini hanya berupa acara hiburan, menonton bersama masyarakat dengan lagu-lagu Pop Bali, agar masyarakat merasa senang dan bahagia. Ini sejalan dengan makna Tumpek Krulut sebagai Rahina Tresna Asih atau hari kasih sayang dalam Dresta Bali,” ujarnya, Jumat (2/1).

Ia juga menambahkan bahwa semangat Tumpek Krulut tidak hanya diwujudkan melalui hiburan, tetapi juga melalui aksi nyata kepedulian sosial. Pada pekan sebelumnya, telah dilaksanakan kegiatan kunjungan sosial, seperti bedah rumah serta pemberian santunan kepada siswa kurang mampu.

Baca juga:  Sidak Pasar Senggol, Petugas Temukan Masyarakat Belum Terapkan Jaga Jarak

“Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari implementasi nilai tresna asih, sebagai wujud kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama,” imbuhnya.

Melalui perayaan ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap nilai-nilai kasih sayang, kebersamaan, dan keharmonisan yang terkandung dalam Rahina Tumpek Krulut dapat semakin menguat dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Bali. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN