Kegiatan vaksinasi booster di Satpol PP Tabanan, Selasa (18/1). (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Tabanan tengah masif melakukan kegiatan vaksinasi. Tak hanya merampungkan vaksinasi dosis II untuk anak usia 6 hingga 11 tahun, petugas juga mulai menyuntikkan vaksin booster pada masyarakat yang sekurang-kurangnya sudah enam bulan setelah mendapatkan dosis lengkap vaksinasi primer (tahap II).

Khusus untuk booster di Tabanan, targetnya 20 ribu dosis habis sampai dengan akhir Januari. Sejak mulai pada tanggal 12 Januari, capaian saat ini sudah di angka 1,43 persen atau 5.362 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr. I Nyoman Susila mengatakan, petugas vaksinator saat ini tengah fokus merampungkan vaksinasi tahap dua untuk anak usia 6 hingga 11 tahun. Hanya saja, untuk layanan booster juga tetap berjalan di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) seperti Puskesmas maupun Rumah Sakit. “Puskesmas yang mengatur wilayahnya, penyuntikan vaksinasi bisa dilakukan di puskesmas ataupun turun ke banjar maupun desa mana, mereka sudah ada jadwalnya,” terangnya, Selasa (18/1).

Baca juga:  Dari Rencana "Groundbreaking" Pelabuhan di Nusa Penida hingga Kebakaran Dekat Lapas Kerobokan

Diskes Tabanan juga mulai melakukan penyuntikan booster menyasar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan, diawali di jajaran Satpol PP Tabanan. Dan seminggu kedepan akan menyasar OPD lainnya. “Mulai hari ini, booster menyasar petugas Pol PP, karena mereka kerap turun ke lapangan baik melakukan pengawasan prokes maupun kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, menyusul besok ada lima OPD, jadi seminggu ini seluruh OPD bisa rampung, karena target 20 ribu dosis untuk booster habis sampai akhir bulan Januari ini,” jelasnya.

Baca juga:  Puluhan Napi Perempuan Minum Cairan Disinfektan, BNNP akan Koordinasi Lakukan Rehabilitasi

Lanjut mantan Dirut RSUD Tabanan ini menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga berencana akan kembali melakukan kegiatan vaksinasi booster massal untuk melihat sejauh mana antusiasme masyarakat akan dosis ketiga ini. “Kendalanya hanya karena masih berbarengan dengan vaksinasi tahap dua untuk anak, jadi petugas masih fokus menyelesaika itu, kemungkinan setelah tanggal 6 Februari baru bisa fokus pemberian booster, minggu ini kejar target selain menurunkan puskesmas, kita sasar OPD juga, dengan rata-rata layanan 300-400 orang untuk satu pos layanan vaksinasi,”terangnya.

Baca juga:  Empat Pekerja Tambak di Tuwed Keracunan Gas

Terkait dengan booster, Susila sangat mengharapkan masyarakat untuk bisa memahami dan mau untuk kembali melakukan vaksinasi. Pasalnya, penyuntikan vaksinasi Covid19 dosis ketiga ini penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat mengingat Covid-19 yang terus bermutasi.

Untuk penyuntikan booster saat ini memang masih jenis AstraZeneca atau diperuntukkan bagi masyarakat yang mendapatkan vaksin 1 dan 2 jenis Sinovac. Sedangkan untuk booster Moderna bagi vaksinasi primer Astrazeneca sudah mulai dilayani di RSUD Tabanan. “Vaksin Moderna untuk yang vaksin primernya (tahap 1 dan 2) nya AstraZeneca, kemarin sudah kita terima, bahkan di RS Tabanan sudah mulai melayani untuk moderna ini,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN