Vaksinasi HPR bertepatan dengan perayaan Tumpek Uye pada Sabtu (7/2), di parkir utara Taman Kota Lumintang. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada awal tahun 2026 ini telah ditemukan satu kasus anjing positif rabies di Denpasar Barat (Denbar). Di sisi lain, pemberian vaksinasi kepada hewan penular rabies (HPR) hingga awal Februari ini cakupannya baru mencapai 2,48 persen.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar, drh. Ni Made Suparmi di sela-sela pelaksanaan vaksinasi HPR yang digelar bertepatan dengan perayaan Tumpek Uye pada Sabtu (7/2) di parkir utara Taman Kota Lumintang mengatakan, vaksinasi HPR di Denpasar telah dimulai pada Februari. Distan Kota Denpasar telah melakukan vaksinasi door to door dari 3 Februari lalu.”Termasuk di sini (parkir utara Taman Kota Lumintang) juga menjadi bagian dari upaya menggenjot vaksinasi HPR,” terangnya.

Baca juga:  Karena Ini, Ratusan Nakes di Jembrana Gagal Vaksin

Lebih lanjut dikatakannya, pada tahun 2026 ini populasi anjing di Denpasar sebanyak 84.369 ekor. Sebarannya ada di Denpasar Barat sebanyak 18.806 ekor, Denpasar Timur dengan jumlah 17.221 ekor, Denpasar Utara sebanyak 23.277 ekor dan Denpasar Selatan tercatat ada 25.065 ekor.

Sejak dimulainya vaksinasi HPR pada 3 Februari, Distan telah menyasar vaksinasi terhadap 2.094 anjing. Jumlah ini setara dengan 2,48 persen dari jumlah populasi.

Baca juga:  Sasar Jalan Kargo hingga Buluh Indah, Puluhan Pelanggar Parkir Terjaring

Adapun cakupan vaksinasi HPR sudah tersebar pada 4 kecamatan di Denpasar. Diantaranya Denpasar Barat telah menyasar 410 ekor, Denpasar Selatan 730 ekor, Denpasar Timur 395 ekor, dan Denpasar Utara sebanyak 559 ekor.

Tahun ini pihaknya menargetkan cakupan vaksinasi bisa mencapai 92 persen. “Tahun lalu kami sudah melampaui target yakni 91,2 persen sehingga tahun ini kami tingkatkan lagi targetnya,” kata Suparmi.

Pihaknya pun telah memberikan jadwal ke desa/kelurahan terkait jadwal vaksinasi di bulan Februari 2026. Dengan digencarkannya vaksinasi, ia berharap kasus positif rabies pada anjing tak meningkat.

Baca juga:  BRImo Shoot Into Perfection Padel League 2025: Upaya BRI Hadirkan Gaya Hidup Sehat

Selain itu, pihaknya juga berharap agar tak ditemukan kasus rabies pada manusia. “Kami akan lakukan vaksinasi ulang setiap tahunnya. Dengan meningkatkan capaian vaksin, kami berharap bisa menekan kasus positif rabies pada hewan dan tidak sampai menular ke manusia,” katanya. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN