Petugas mengevakuasi jenazah korban tenggelamnya KMP Yunicee, Selasa (29/6). (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Sebanyak 6 korban meninggal karena tenggelamnya KMP Yunicee dievakuasi ke Puskesmas Gilimanuk, Selasa (29/6) malam. Dari informasi yang dihimpun, 4 di antaranya berhasil diidentifikasi.

Mereka yang sudah diidentifikasi adalah Abdul Koyum (56), Ariana Niken, Alfiana Putri Sugiarti, dan Sri Rahayu. Sementara dua korban jiwa belum berhasil diindentifikasi.

Satunya, seorang perempuan berbaju coklat tua lengan panjang dengan celana panjang hitam merk Levis. Sedangkan seorang lagi berjenis kelamin laki-laki berbaju hitam dan celana loreng.

Baca juga:  Sejumlah Negara Umumkan Adanya Varian MU, Indonesia Perketat Pemeriksaan PPLN

Seluruh korban jiwa ini dipindahkan ke RSU Negara sesuai instruksi Bupati Jembrana, I Nengah Tamba.

Selain identifikasi korban meninggal, ada 3 korban selamat di Puskesmas Gilimanuk yang teridentifikasi. Yakni Aurel, Eko Setiawan, dan Usniadi.

Evakuasi Korban

Sementara itu, terpisah Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, S.E., M.A.P., mengatakan pada pukul 19.50 WITA, tim Rescue Pos SAR Jembrana dan Buleleng bergerak menuju Pelabuhan Gilimanuk. Sedangkan pukul 20.15 WITA, Tim Rescue Kansar Denpasar bergerak menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Baca juga:  BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Berlanjut

Ia mengatakan sekitar pukul 20.45 WITA, KMP Suakarya berhasil mengevakuasi 27 penumpang dalam keadaan selamat. Sementara sekitar pukul 21.00 WITA, KMP Samudra utama berhasil mengevakuasi 17 penumpang dalam keadaan selamat. Total penumpang selamat yang berhasil dievakuasi mencapai 44 orang.

Selain itu, nelayan setempat berhasil mengevakuasi 6 penumpang dalam keadaan meninggal dunia yang dievakuasi ke Puskesmas Gilimanuk. Terdiri dari 4 perempuan dan 2 laki-laki.

Baca juga:  Mengadu ke Dewan, Puluhan Mantan Karyawan Hardys Dikawal Ketat

Sehingga dalam pelaksanaan evakuasi, baik yang selamat maupun meninggal dunia, seluruhnya berjumlah 50 orang.

Sebelumnya, Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, mengatakan jumlah penumpang yang ada dalam kapal mencapai 41 orang. Sedangkan kru kapal sebanyak 15 orang.  Untuk kendaraan, diperkirakan mencapai 40 unit. (Surya Dharma/Yudi Karnaedi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *