Sejumlah PMI asal Karangasem berolahraga saat menjalani karantina terpusat. Di 2021, mereka kembali berangkat ke LN meski masih pandemi COVID-19. (BP/Dokumen)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Meski masih pandemi COVID-19, jumlah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karangasem yang berangkat ke luar negeri cukup banyak. Dari data yang diperoleh di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaarangasem, jumlahnya ratusan orang.

Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Disnakertrans, Made Sujana, mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki, terhitung dari Januari hingga Mei 2021, ada sebanyak 171 PMI yang telah berangkat. Dengan rincian, laki-laki sebanyak 91 orang dan perempuan sekitar 80 orang.

Baca juga:  Sabtu Malam, Ratusan Naker Migran dari Prancis Tiba di Bandara Ngurah Rai

“Di Karangasem ada sekitar 2.000 PMI, tapi yang berangkat baru 171 PMI, sementara sisanya belum. PMI yang sudah berangkat yakni ada berkerja di pesiar, dan darat. Kebanyakan ke Italia, Qatar, Turki, Dubai,” ucapnya.

Sujana, menambahkan, PMI yang berangkat sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan masing-masing agensi. Diantaranya rekomendasi untuk urus paspor di Disnakertrans, surat keterangan melakukan vaksinasi COVID, serta surat bebas COVID. “Biasanya kalau belum tuntas vaksinasi, pemberangkatannya di- cancel (dibatalkan, red),” ujarnya.

Baca juga:  Rapid Test Kembali Digelar di GOR Swecapura

Kepala Dinas Nakertrans Karangasem, I Nyoman Suradnya, mengaku, PMI Karangasem banyak yang telah mencari rekomendasi paspor di Disnakertrans Karangasem. Jumlahnya hampir mencapai ratusan orang. Asalnya dari delapan kecamatan di Karangasem. “Mereka semua berangkat melalui agen,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *