Made Sastra Kencana. (BP/Wir)

GIANYAR, BALIPOST.com – Unit Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Desa Bukian, Payangan milik Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani, Kabupaten Gianyar dalam proses pengurusan izin SNI dan izin BPOM. Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAM TS) Gianyar, I Made Sastra Kencana di sela-sela kegiatan pendampingan dari BPOM Jumat (5/3), mengatakan ketika dioperasikan AMDK ini diharapkan membantu mendorong peningkatan PAD Kabupaten Gianyar yang kini menurun akibat pandemi Covid-19.

Diungkapkannya, perusahaan air minum kemasan “Be Gianyar Mineral Water” yang akan dikelola oleh Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani, Kabupaten Gianyar sudah sangat siap untuk berproduksi. Hanya saja, saat ini perusahaan air minuman kemasan ini masih dalam proses pendampingan dari BPOM guna mendapatkan izin edar.

Baca juga:  Empat Petenis Meja Bali Masuk Pelatnas SEA Games

Sastra Kencana menjelaskan untuk mendapatkan izin edar perusahaan air minum dalam kemasan ini masih memerlukan pendampingan dari BPOM. Dalam pendampingan ini BPOM mengarahkan pemenuhan persyaratan yang mesti dibenahi atau dilengkapi. “Ini lebih banyak pembenahan dalam hal safety dan sanitasi sehingga air minum yang dihasilkan air higienis,” ucapnya.

Lebih lanjut Sastra Kencana menegaskan saat ini BPOM tinggal menunggu dikeluarkannya izin SNI dan BPOM yang keluarnya bersamaan. Sementara izin-izin yang lain sudah lengkapi sebelumnya.

Baca juga:  Terdakwa Dugaan Korupsi APBDes Mengwitani Dituntut Penjara 3 Tahun 6 Bulan

Made Sastra Kancana menambahkan dalam operasional ke depan perusahaan air minum kemasan “Be Gianyar Mineral Water” akan dikerjakan 6 kepala unit. Selain itu ada 12-15 orang tenaga kerja lokal yang akan melakukan pekerjaan pengemasan.

Kepala BPOM RI menyampaikan bahwa Be Gianyar Mineral Water satu-satunya produksi AMDK di Indonesia yang mendapatkan sertifikat CPPOB dari BPOM RI. Pabrik AMDK PAM TS sudah sangat lengkap dan kualitas alat filtrasi yang high teknologi. (Wirnaya/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.