Ilustrasi. (BP/tomik)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung akan melakukan tes swab terhadap para guru. Ini dilakukan sebelum pembelajaran tatap muka di masa Pandemi COVID-19 diterapkan.

Upaya ini guna memastikan tenaga pengajar terbebas dari COVID-19, sehingga standar protokol kesehatan (Prokes) di sekolah dapat diterapkan dengan baik. Pelaksana Tugas (Plt) Disdikpora Badung I Made Mandi saat dikonfirmasi Jumat (4/12) membenarkan perihal tersebut.

Tes swab yang dilaksanakan untuk memastikan guru juga aman dan terhindar dari COVID-19, sehingga diharapkan tidak ada klaster penyebaran COVID-19 di sekolah.

“Untuk swab test para guru kami bersurat ke Dinas Kesehatan Badung. Semua itu dilakukan jika nanti pembelajaran tatap muka dilaksanakan, semua guru siap untuk mengajar sesuai standar prokes,” ujarnya.

Baca juga:  Kumulatif Transmisi Lokal COVID-19 di Bali Lampaui 50 Persen, Ini yang Gantikan Buleleng di Posisi Teratas

Menurutnya, pihaknya memohon kepada Diskes untuk melakukan swab test kepada tenaga pendidik dan pendidikan, sehingga nanti pada saat pembelajaran tatap muka diberlakukan sekolah telah siap dari infrastruktur dan SDM-nya.

“Kami juga sudah bersurat kepada guru-guru yang ada di Badung untuk melakukan swab test secara langsung. Sesuai data ada sebanyak 6.284 guru di Badung yang terdiri dari 2.451 Guru PNS dan 3.833 Non PNS,” katanya.

Dikatakan, tes Swab akan diberlakukan mulai pertengahan bulan Desember 2020, sehingga jika Januari 2021 diberikan untuk belajar tatap muka maka akan langsung dilaksanakan. “Kita langsung bisa starttatap muka kalau semua sudah siap. Untuk Swab karena jumlahnya banyak semua itu akan berlangsung selama 2 minggu lebih,” sebutnya.

Baca juga:  Genap Dua Minggu Laporkan Kematian COVID-19, Dua Zona Merah Ini Catatkan Kumulatif 40-an Orang

Dijelaskan, banyak sekolah di Badung menyatakan siap untuk melaksanakan tatap muka. Hanya saja Disdikpora sendiri mengaku tidak cukup untuk menyatakan kesiapan.

Namun, dirinya tetap akan melaksanakan verifikasi untuk memastikan kesiapan sekolah. “Untuk verifikasi sendiri kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Satpol PP dan BPBD. Namun staf kami dari Disdikpora juga ada melakukan verifikasi,” ucapnya.

Di sisi lain, Kadiskes Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta membenarkan jika pihaknya akan melakukan tes swab kepada seluruh Guru yang ada di Badung. Pihaknya, akan melakukan jemput bola, karena Diskes sendiri kini masih menyusun jadwal untuk pelaksanaan swab test kepada para guru.

Baca juga:  Kebakaran Restoran di Ungasan, Ini Kronologisnya

“Kami akan melakukan swab test kepada Guru SD dan SMP antisipasi jika sekolah dibuka. Sekarang masih susun jadwal, biar para guru tidak perlu jauh ke Pusat pemerintahan (Puspem) Badung untuk melakukan swab test. Mungkin kita pusatkan di masing-masing salah satu sekolah di masing-masing desa,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *