Tangkapan layar peta risiko penyebaran COVID-19. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Rabu (21/10), sejumlah peristiwa terjadi. Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online. Ini, cuplikan peristiwa dan link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

1. Akhirnya, Seluruh Kabupaten/Kota di Bali Masuk Zona Ini

DENPASAR, BALIPOST.com – Evaluasi mingguan terbaru terkait peta risiko dan penanganan COVID-19 di seluruh Indonesia sudah dikeluarkan Satgas Penanganan COVID-19 Nasional. Dari data yang diakses di website Satgas COVID-19 Nasional, Bali mengalami perubahan ke arah yang baik.

Kondisi ini disampaikan Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, dalam live streamingnya yang dipantau dari Denpasar, Selasa (20/10). Ia mengatakan selain Bali, ada NTB dan NTT yang juga mengalami perubahan ke arah yang baik.

Baca juga:  FSBJ II Ditutup, Lembaran Penting Kelahiran Seni Virtual di Bali

Selengkapnya baca di sini

2. Diadukan Todongkan Pistol ke Warga, Dandim Buleleng Lakukan Klarifikasi

SINGARAJA, BALIPOST.com – Dandim Buleleng, Letkol Inf. Windra Listrianto, sebelumnya sempat diadukan warga ke Komandan Denpom IX-Denpasar. Ia diadukan karena menodongkan pistol ke kepala Gusti Bagus Setiawan dan mencukur rambut Gusti Kompyang Adnyana.

Pemotongan rambut itu terjadi di depan anak dan istri Gusti Kompyang Adnyana. Atas laporan itu, Dandim Windra, Rabu (21/10) memberikan klarifikasi.

Selengkapnya baca di sini

3. Pendaki Asal Denpasar Kehabisan Bekal dan Kelelahan Ditemukan di Lereng Gunung Agung

AMLAPURA, BALIPOST.com – Seorang pendaki, yakni A.A. Ngurah Anom Rayendra asal Denpasar mengalami kelelahan saat melakukan aktivitas spiritual sekaligus melakukan pendakian ke Puncak Gunung Agung. Korban, ditemukan oleh seorang pendaki asal Besakih di lereng Gunung Agung.

Baca juga:  PAN dan PKB Merapat ke KBS-Ace

Korban dievakuasi ke bawah oleh tim gabungan Basarnas Karangasem, BPBD Karangasem dan anggota kepolisian dari Polsek Rendang. Berdasarkan informasi di lapangan, korban melalukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung pada Senin (19/10).

Selengkapnya baca di sini

4. Pamflet Aksi Nasional Provokatif Terpasang di Sejumlah Lokasi, Masyarakat Dibuat Resah

DENPASAR, BALIPOST.com – Sehari sebelum rencana aksi penolakan Omnibus Law skala besar, muncul selebaran membuat resah masyarakat. Dalam selebaran aksi nasional menolak Omnibus Law itu, berisi ajakan provokatif “Serang, Hancurkan, Jarah, dan Bakar.”

Dari pantauan sejumlah lokasi strategis nampak dipasangi pamflet ini. Didalam pamflet itu, tertulis ajakan untuk bergerak bersama membatalkan Omnibus Law. Disebutkan pula Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama rakyat Bali bergerak. Di bawah tulisan itu berisi ajakan berkumpul untuk melakukan aksi unjuk rasa terhadap pemerintah.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Harian di Bali Masih Fluktuatif, Persentase Sembuh Makin Tinggi

Selengkapnya baca di sini

5. Kumulatif Kasus COVID-19 Bali Sudah Lampaui 11 Ribu Orang

DENPASAR, BALIPOST.com – Jumlah kasus COVID-19 di Bali pada Rabu (21/10) mengalami kenaikan dari sehari sebelumnya. Tambahan harian yang dilaporkan mencapai 87 orang dari sehari sebelumnya 75 orang.

Dengan naiknya tambahan harian ini, kumulatif kasus COVID-19 di Bali sudah melampaui 11 ribu orang. Tepatnya terdapat 11.042 kasus yang ditangani Bali sejak kasus COVID-19 merebak pada pertengahan Maret 2020.

Selengkapnya baca di sini

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.