I Dewa Gede Rai. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pasien COVID-19 di Kota Denpasar yang dinyatakan meninggal dunia kembali bertambah. Pada Minggu (13/9) sebanyak 3 orang pasien COVID-19 dinyatakan meninggal dunia.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Denpasar, I Dewa Gede Rai, ketiga korban jiwa terbaru yang dilaporkan memiliki komorbid. “Kabar duka, 3 orang pasien Covid-19 dengan alamat domisili Kota Denpasar dinyatakan meninggal dunia, ketiganya memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid,” jelasnya.

Terkait kasus Meninggal Dunia Dewa Rai menjelaskan secara rinci bahwa ketiganya berjenis kelamin Laki-laki. Adapun pasien pertama diketahui berusia 53 tahun, dinyatakan positif pada 26 Agustus 2020 dan meninggal dunia pada 4 September 2020 dengan riwayat Hipertensi dan Diabetes Melitus. Almarhum berdomisili di Kelurahan Peguyangan Kaja.

Baca juga:  Terciduk, Anggota KPPS Sebarkan C6 Berisi Kartu Nama Caleg

Selanjutnya pasien kedua diketahui berusia 56 tahun, dinyatakan positif pada 3 September 2020 dan meninggal dunia pada 11 September 2020. Memiliki riwayat penyakit penyerta yakni Diabetes dan Hipertensi. Untuk domisilinya, almarhum tercatat sebagai warga Desa Ubung Kaja.

Sedangkan pasien ketiga diketahui berusia 59 tahun. Dinyatakan positif pada 11 September 2020 dan meninggal dunia pada 12 September 2020. Penyakit penyerta yakni Diabetes Melitus. Almarhum merupakan warga Desa Penatih Dangin Puri.

Di hari yang sama, kasus positif tercatat bertambah sebanyak 29 orang yang tersebar di 14 desa/kelurahan dan kasus sembuh tercatat bertambah sebanyak 21 orang.

Baca juga:  PHK Sepihak Marak, FSPM Regional Bali Gelar Aksi di DPRD Bali

Dewa Rai mengatakan dari 14 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif, Desa Sumerta Kaja menyumbangkan kasus terbanyak, yaitu 6 kasus positif. Disusul Kelurahan Padangsambian dan Desa Padangsambian Kaja yang mencatatkan penambahan masing-masing sebanyak 4 kasus positif.

Selanjutnya, Dangin Puri Kangin mencatatkan penambahan sembanyak 3 kasus positif. Sedangkan Desa Tegal Harum dan Kelurahan Sumerta mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing sebanyak 2 orang positif.

Sementara itu Desa Kesiman Kertalangu, Desa Sumerta Kelod, Desa Pemogan, Desa Dangin Puri Kelod, Kelurahan Sanur, Kelurahan Pemecutan, Desa Dangin Puri Kauh dan Desa Dauh Puri Kaja mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing 1 orang. Sebanyak 29 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.

Baca juga:  Pedagang Terpapar COVID-19 Meroket, Ini Temuan Polisi di Pasar Tradisional

“Mari bersama-sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih  mendominasi,” ujarnya.

Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 2.023 kasus. Jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar bertambah 21 orang sehingga mencapai 1.745 orang (86,26 persen), meninggal dunia sebanyak 34 orang (1,68 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak 244 orang (12,06 persen). (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.