Ilustrasi. (BP/ist)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Fasilitas internet gratis yang dipasang Pemerintah Kabupaten Badung di banjar-banjar akan dimatikan sementara. Langkah ini guna mencegah adanya kerumunan masyarakat yang mencari layanan internet gratis.

Ada sebanyak 550 lokasi internet yang akan dimatikan, dari total internet yang ada sebanyak 987 lokasi. Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Badung akan mengeluarkan surat resmi yang ditunjukkan kepada aparat desa di bawah.

Baca juga:  Ingin Berkendara Aman, Kenali 120 Potensi Bahaya di Jalan

Kadis Kominfo, IGN Gede Jaya Saputra mengatakan internet yang ada di Banjar kini banyak dimanfaatkan oleh generasi milenial. Bahkan, internet yang ada di Balai Banjar dimanfaatkan siswa untuk membuat tugas kelompok.

Hanya saja dengan merebaknya virus corona atau COVID-19 tersebut, pihaknya memandang perlu untuk dimatikan. Sehingga akan mengurangi perkumpulan anak-anak muda. “Himbauan dari Gubernur juga untuk tidak membuat kegiatan yang menimbulkan kerumunan orang. Jadi ini juga sebagai langkah antisipasi kami untuk mencegah penyebaran virus,” kata Jaya Saputra, Jumat (27/3).

Baca juga:  Badung Berkomitmen Dorong Peningkatan Kualitas Implementasi SAKIP dan Reformasi Birokrasi

Ditanya apakah semua Internet Gratis akan dimatikan, mantan Camat  Mengwi itu mengatakan tidak semua internet di matikan. Hanya saja pihaknya mengatakan internet yang dimatikan yakni khusus yang terpasang di balai banjar.

“Layanan publik seperti pusat kesehatan, pendidikan sampai tingkat desa  keamanan, dan  Pusat Pemerintahan tetap hidup. Kita kan juga melaksanakan teleconference untuk rapat dan pelaksanaan kegiatan di tiap OPD,” katanya. (Parwata/Balipost)

BAGIKAN