
MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat peran generasi muda dalam pelestarian budaya Bali. Selain menyalurkan dana kreativitas ogoh-ogoh, Pemkab Badung kini menyiapkan anggaran tambahan khusus bagi sekaa teruna dan yowana dalam rangka perayaan hari ulang tahun (HUT).
Bantuan tersebut mengalami peningkatan signifikan, dari sebelumnya Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta untuk setiap sekaa teruna dan yowana.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gde Eka Sudarwitha, menjelaskan bahwa program bantuan HUT sekaa teruna dan yowana tahun ini memang mengalami peningkatan, baik dari sisi nilai maupun mekanisme pengelolaannya. Ia menegaskan, bantuan tersebut dapat diberikan dengan sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi oleh penerima.
Seluruh sekaa teruna dan yowana di Badung yang berjumlah 497 diwajibkan menyusun proposal kegiatan serta surat permohonan pencairan dana. Proposal tersebut harus diajukan sejak setahun sebelumnya, paling lambat pada bulan Maret di tahun berjalan.
“Untuk menerima bantunan untuk HUT dapat diajukan proposal dari setahun sebelumnya, selambatnya bulan Maret. Ketika akan menyelenggarakan HUT mengajukan surat permohonan dana,” terang Sudarwitha pada Jumat (30/1).
Ia menambahkan, penggunaan dana bantuan HUT wajib dipertanggungjawabkan melalui laporan tertulis setelah kegiatan dilaksanakan. Mekanisme pengawasan pun diterapkan, sama seperti pengawasan pada bantuan dana kreativitas ogoh-ogoh, guna memastikan anggaran digunakan secara tepat sasaran dan transparan.
Dikatakan, mulai tahun 2026, sekaa teruna secara resmi akan menerima bantuan khusus perayaan ulang tahun dengan nilai yang telah ditingkatkan.
Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan, bantuan tersebut tidak semata-mata dinilai dari besaran nominal, melainkan dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kreativitas generasi muda.
“Ini semua, jangan dilihat materinya, jumlahnya, tapi bagaimana semangat pemerintah untuk mendorong, untuk membantu yowana di Badung agar lebih berkreatifitas,” ujarnya.
Melalui bantuan ini, Pemkab Badung berharap nilai-nilai kearifan lokal dapat terus tumbuh dan berkembang di kalangan yowana. Dana stimulan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menggelar berbagai kegiatan positif dalam perayaan HUT, seperti lomba seni, kegiatan budaya, hingga aktivitas yang memperkuat persatuan dan kesatuan sekaa teruna.
“Pemkab Badung memberikan stimulan sebesar Rp 20 juta, ini kan banyak yang kita bisa lakukan. Ada lomba ini, ada kegiatan ini. Ya, pokoknya suasananya kita ingin happy, tapi tidak keluar dari budaya kita ini, budaya Bali ini,” ucapnya. (Parwata/balipost)










