DENPASAR, BALIPOST.com – Peredaran narkoba saat ini sudah merambah ke semua lini kehidupan masyarakat, termasuk pegawai maskapai penerbangan. Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan demi keselamatan penumpang, BNN menggandeng maskapai penerbangan.

Tujuannya mencegah penyalahgunaan narkoba oleh pegawai maskapai penerbangan, terutama awak kabin dan pilot. “Kami sudah beberapa tahun melaksanakan MoU dengan Citilink. Jadi hari ini pepanjangan pelaksanaan MoU tersebut dengan Citilink,” ujar Kepala BNN Komjen Pol. Drs. Heru Winarko, S.H., usai menandatangi MoU dengan Juliandra selaku Direktur Utama (Dirut) PT Citilink Indonesia, Rabu (29/1) di Hotel Aston, Denpasar.

Baca juga:  Disparda Pecat Pegawai Kontrak Nyambi Jual Narkoba

Menurut Komjen Heru, MoU ini sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak, khususnya untuk sosialisasi maupun pelatihan-pelatihan. Termasuk tes urine untuk awak kabin dan ini penting untuk keselamatan penerbangan.

Untuk BNN ada beberapa hal dibantu, terutama terkait penyebarluasan informasi dan edukasi tentang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN). Juga pemanfaatan sarana publikasi milik Citilink, dan pembentukan relawan antinarkoba pihak Citilink.

Baca juga:  Beberapa Kali Mencuri, Pemuda Pengangguran Diciduk

“Kami dibantu misalnya saat membawa tersangka, barang bukti dan pemeriksan barang. Itu yang kami perlukan. Terutama terkait kecepatan-kecepatan misalnya kami harus berangkat, bisa segera diberangkatkan. Jadi kerja sama saling menguntungkan. Termasuk pemeriksaan barang,” kata Heru.

Sedangkan Dirut PT Citilink Indonesia, Juliandra mengakui memang benar MoU ini sangat penting. Bagi Citilink perpanjangan kerja sama dimulai tahun 2017 lalu mencakup bebrapa hal, yaitu edukasi pencegahan peredarann narkotika, baik bagi karyawan dan penumpang Citilink. Selain itu pihaknya dididik dan dilatih oleh BNN menjadi relawan antinarkoba.

Baca juga:  Miskinkan Sindikat Narkoba Biar Jera

“Karena kami bekerja di koridor safety, maka seluruh petugas dan karyawan Citilink dijamin bersih dari penggunaan narkotika. Sehingga kita juga sering lakukan random tes urine,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.