Suasana kamar kos almarhumah Raning. (BP/ken)

DENPASAR, BALIPOST.com – Garis polisi masih membentang di pintu rumah kontrakan almarhum Ni Ketut Raning Siartini (37) di Jalan Waribang nomor 18, Denpasar Timur. Kondisi rumah tetap seperti saat korban ditemukan sudah tidak bernyawa di kamarnya.

Pantauan di lapangan, Jumat (10/1), pakaian milik korban dan anak-anaknya berjejer di tempat jempuran. Sampah dedaunan berserakan. “Tidak ada yang berani memindahkannya. Barang-barang di dalam rumahnya juga masih utuh,” kata Kadek Dwi, pemilik toko yang bersebelahan dengan warung makan milik korban.

Baca juga:  Dewan Minta Evaluasi PPDB Jalur Zonasi

Kadek Dwi menyampaikan, situasi rumah sepi pascakasus tersebut. “Kondisinya rumah seperti ini, belum ada yang berpindah apalagi diambil,” tegasnya.

Untuk melacak keberadaan pelaku yang tak lain suami korban, polisi memeriksa kakak kandung pelaku yang tinggal di Jalan Nangka, Denpasar. “Saat dimintai keterangan kakak pelaku mengaku tidak tahu. Posisi pelaku tidak diketahui sampai sekarang,” kata Kapolsek Denpasar Timur (Dentim) Kompol I Nyoman Karang Adiputra, Rabu (8/1).

Baca juga:  Tusuk Ibu Hamil dan PIL-nya, Ini Pengakuan Pelaku

Selain itu, menurut Kompol Karang, Tim Opsnal Polsek Dentim dan Polresta Denpasar melakukan pencarian ke Madiun, Jawa Timur. Namun pelaku tidak ada di rumahnya. “Sampai sekarang kami berusaha kerja mencari tempat persembunyiannya,” ucap mantan anggota Seprim Polda Bali ini.

Perwira melati satu di pundak ini mengimbau kepada masyarakat yang tahu keberadaan pelaku supaya menginformasikan pihak kepolisian terdekat. “Suatu saat pasti ketemu pelakunya. Yang jelas kami sedang berusaha menangkapnya,” ujarnya.

Baca juga:  Pembahasan Revisi Perda RTRWP Bali Berlanjut, Akomodir Infrastruktur

Perlu diketahui, pemilik warung, Ni Ketut Raning Siartini (37) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di Jalan Waribang No. 18, Denpasar Timur (Dentim), Kamis (26/12). Wanita asal Kintamani, Bangli ini dibunuh dan pelakunya diduga suaminya berinisial Rg (32). (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.