
DENPASAR, BALIPOST.com – Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Bali ditargetkan mampu menyerap 3.786 ton setara beras pada tahun ini. Hingga saat ini, realisasi penyerapan setara beras oleh Bulog sudah mencapai 3.419 ton atau setara 92,4 persen.
Pimpinan Bulog Kanwil Bali, Muhamad Anwar saat diwawancarai, Selasa (21/4), mengatakan, target penyerapan tahun ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Kegiatan penyerapan ini dilaksanakan langsung oleh jajaran Bulog Kanwil Bali melalui sistem jemput bola.
“Kegiatan penyerapan ini dilaksanakan langsung oleh jajaran kanwil dan kantor cabang Bulog melalui pola jemput bola, turun langsung ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi serta melalui mitra kerja di berbagai wilayah,” katanya.
Di sisi lain, terkait dengan stok beras di gudang Bulog, Anwar mengatakan, saat ini kompleks gudang Bulog Kanwil Bali yang berada di masing-masing kabupaten di Provinsi Bali sudah terisi penuh. Adapun jumlah stok beras yang dikuasai di Perum Bulog Kanwil Bali yaitu sebanyak 13.000 ton. Jumlah ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga 4 bulan ke depan.
“Ini menunjukkan kesiapan stok yang sangat baik untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta memperkuat peran Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional,” katanya.
Secara nasional, menurut Anwar, stok beras Bulog juga aman dengan jumlah 4,88 juta ton. Kondisi ini turut didorong oleh tingginya realisasi penyerapan setara beras sejak awal tahun 2026. Secara nasional Bulog saat ini mengelola 1.540 unit gudang milik sendiri dengan total kapasitas riil sebesar 3.061.484 ton yang telah teroptimalkan dalam mendukung penyimpanan cadangan beras pemerintah (CBP).
Untuk mengantisipasi peningkatan volume stok, Bulog mengambil langkah strategis dengan menambah kapasitas penyimpanan melalui pemanfaatan gudang pinjam pakai (gudang non Bulog filial), gudang sewa mandiri serta melalui jasa pergudangan. Hingga saat ini, tercatat 1.254 unit gudang dimaksud dengan kapasitas riil sebesar 2.686.215 ton telah digunakan sehingga memastikan seluruh stok tersimpan dengan baik, aman, serta tersebar merata di berbagai wilayah. (Widiastuti/balipost)









